Latest Updates
Setting Router
Minggu, 23 September 2012

Penjelasan Status Pada Network Adapter Windows

Penjelasan Status Pada Network Adapter Windows
Beberapa kendala atau masalah biasanya terjadi karena beberapa sebab, tetapi pada network adapter windows seringkali status pada network adapter sering berbanding terbalik, maka dari itu, saya mencoba berbagi beberapa masalah dan solusinya ketika jaringan internet kita baik LAN maupun WAN terganggu.

Status: Connected Status

Status ini menunjukkan bahwa komputer kita terhubung dengan jaringan dengan sempurna, yaitu terhubung kepada router / modem di layer tengah pada gambar layer diatas. Jika jaringan wireless, maka komputer terhubung kepada wireless router dengan baik. Hal ini menunjukkan ada masalah pada layer atas yaitu Internet

Untuk bisa melakukan troubleshooting jaringan dengan status ini. Ikui Langkah berikut:
  1. Pastikan terlebih dahulu dengan membuka browser internet kita dan check ke website tertentu misal saja ke www.computer-network.net atau ke www.wireless-router-net.com atau kemanapun. Jika anda bisa mengkases website tertentu akan tetapi website yang lain bagus, berarti tidak ada masalah pada sisi jaringan anda. Masalah terletak pada fihak ISP yang mungkin salah satu backbonenya rusak atau putus. Jika sama sekali anda tidak bisa membuka internet kemanapun, teruskan langkah berikut.
  2. Lepaskan sambungan modem yang ke line telpon atau Cable line, tunggu beberapa saat barang semenit kemudian koneksikan lagi.
  3. Lepaskan sambungan wireless router dari modem (sambungan antara port LAN pada modem dan port WAN pada wireless router), tunggu beberapa saat kemudian sambung lagi. Ini jika anda mempunyai perangkat terpisah antara wireless router dan modem.
  4. Restart komputer anda dan ulangi untuk membuka dan akses website. Jika anda bisa mengkases website akan tetapi koneksinya lambat sekali sementara komputer lain bisa mengkases (jika ada lebih dari dua komputer dalam jaringan) anda bisa mencurigai beberapa komputer yang lain sedang mengkonsumsi bandwidth sangat intensive mungkin sedang streaming HD media dari internet atau banyak melakukan sharing files dengan beberapa komputer. tutup di komputer lain tersebut beberapa aplikasi yang mencurigakan dan bila perlu matikan sementara untuk memastikan masalah. Jika tak satupun website terbuka, maka lakukan langkah berikut ini.
  5. Jika anda mempunyai modem dan wireless router terpisah, cobalah putuskan koneksi ke wireless router dan koneksikan komputer anda langsung kepada modem. Restart komputer anda dan coba lagi akses internet. Jika anda sukses akses ke internet, maka anda bisa memastikan ada masalah dengan wireless router anda.
  6. Jika langkah tersebut masih juga belum berhasil akses internet, maka bisa dipastikan ada masalah dengan modem anda atau ada masalah dengan IS P anda. Telpon ISP anda untuk memastikan kalau ada masalah dengan layanan Internet.
Status : Disabled status

Jika gambar status diatas ini buram abu2 maka dipastikan bahwa adapter dalam keadaan Disabled. Ada seseorang yang secara tidak sengaja men-disabled nya atau mungkin anda sendiri yang iseng coba-coba klik sana sini dan klik Disable. Klik kanan icon tersebut dan pilih Enable.

Status : Limited or no connectivity status

Kondisi limited or no connectivity pada dasarnya tidak ada masalah dengan komputer anda, koneksi ke router atau modem juga tidak ada masalah, akan tetapi konfigurasi wireless router tidak sempurna. Hal ini biasanya berhubungan dengan konfigurasi DHCP pada router tidak aktif atau ada masalah koneksi antara modem dan internet (jika fihak ISP memberikan layanan DHCP kepada clients).

Troubleshooting jaringan dengan status limited or no connectivity ini disebabkan beberapa masalah berbeda termasuk koneksi internet yang gagal, wireless router atau adapter yang tidak dikonfigure dengan benar. Ikutin petunjuk berikut ini untuk troubleshooting jaringan dengan status ini.
  1.  Klik kanan adapter tersebut dan pilih Repair. Perhatikan apakah sudah normal connected atau masih limited. Langkah ini memastikan untuk mendapatkan IP address dari DHCP server.
  2. Buka property TCP / IP dari adapter anda dan pastikan bahwa TCP/IP konfigurasinya adalah obtain IP address automatically.
  3. Putuskan koneksi ke modem, tunggu sebentar dan koneksikan lagi.
  4. Jika ada wireless router terpisah dengan modem, putuskan koneksinya – tunggu beberapa saat dan hubungkan lagi.
  5. Restart komputer anda
  6. Sampai langkah ini masih juga status limited, maka lihat konfigurasi router atau apakah konfigurasi DHCP nya sudah enabled.
  7. Restart komputer anda. Jika status masih Limited or no connectivity , dan jika wireless komputer dan modem terpisah, cobalah putuskan modem dan router terus koneksikan komputer anda langsung ke modem. Restart komputer dan periksa apakah status sudah berubah.
  8. Jika masih juga status limited, hubungi ISP anda. Status ini menunjukkan adanya DHCP gagal fungsi tidak bisa memberikan IP address ke clients. Biasanya fihak ISP memberikan konfigurasi DHCP kepada clients.
Status : Status kabel jaringan terputus

Kondisi ini menunjukkan koneksi kabel terlepas, tidak ada koneksi ke router / modem.

  1. Periksa apakah ada kebel terlepas
  2. Jika kabel sudah terhubung sempurna ke router / Switch, cobalah swap ke port lain pada router / Switch. Anda juga bisa memeriksa status lampu pada router atau switch saat kabel terhubung ke komputer nomor berapa port tersebut terhubung, biasanya lampu akan berkedip jika ada hubungan ke wireless router / switch pada port yang bersangkutan.
  3. Jika masih juga status terputus, cobalah ganti kabel jaringannya dengan yang baru atau coba pinjam dengan kabel yang terbukti jalan dari komputer sebelah.
  4. Jika masih status terputus, sementara komputer lain jalan – maka anda bisa mencurigai adapter anda rusak. Gantilah dengan yangbaru. 
Sumber: Berbagai Summber. 
Rabu, 05 September 2012

[Materi] Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan

[Materi] Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan
Faktor – faktor yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan atau kerusakan pada jaringan komputer:

1. Tegangan listrik
2. Mati atau tidak berfungsinya komponen pada jaringan

Permasalahan yang menyebabkan seluruh atau sebagian jaringan terganggu sering kita sebut jaringan dalam kondisi down. Down dalam jaringan bisa kita artikan sedang turun atau tidak bekerja secara maksimal, down dapat menyebabkan komunikasi dalam jaringan menjadi lambat atau tidak bekerja sama sekali.

Down dalam jaringan LAN dapat dideteksi melalui indikator-indikator yang diperlihatkan oleh komponen jaringan antara lain:

1. Server
2. Workstation
3. Hub /switch
4. Network Interface Card (kartu jaringan)
5. Kabel dan konektor

1. Server

Server adalah komputer yang biasanya dikhususkan untuk penyimpanan data atau sistem operasi berbasis network (Network Operating System).

Berisikan daftar user yang diperbolehkan masuk ke server tersebut, Jadi apabila komputer server mengalami kerusakan atau gangguan secara otomatis seluruh jaringan tidak berfungsi karena server merupakan pintu masuk dan sebagai pusat jaringan tersebut.

jadi apabila seluruh jaringan tidak dapat berfungsi berarti terjadi gangguan atau kerusakan pada server.

2. Workstation

Workstation adalah komputer yang memanfaatkan jaringan untuk menghubungkan komputer tersebut dengan komputer lain atau komputer tersebut dengan server.

Pemanfaatan jaringan tersebut dapat berupa sharing data, sharing printer dan sebagainya. Apabila terjadi kerusakan pada komputer workstation berarti komputer yang digunakan tidak dapat masuk dalam jaringan sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan komputer server maupun komputer lain dalam jaringan tersebut

3. Hub/Switch

Hub/switch merupakan terminal atau pembagi signal data bagi kartu jaringan (Network Card). Jika Hub mengalami kerusakan berarti seluruh jaringan juga tidak dapat berfungsi untuk berkomunikasi antar workstation atau komputer workstation dengan server.

Kerusakan pada Hub dapat dilihat pada lampu indikator power dan lampu indikator untuk masing masing workstation.

Apabila lampu indikator power Hub/switch mati berarti kemungkinan besar Hub tersebut rusak.

Jika ada lampu indikator workstation yang tidak menyala menyatakan bahwa komputer workstation sedang tidak aktif (tidak hidup) atau ada gangguan pada komputer workstation tersebut.

4. Network Interface Card

Sebuah kartu jaringan (LAN Card) yang terpasang pada sebuah komputer server maupun workstation sehingga komputer dapat dihubungkan ke dalam sistem jaringan.

Apabila terjadi gangguan atau kerusakan pada kartu jaringan berakibat pada komputer tersebut tidak dapat masuk dalam sistem jaringan.

Indikator yang dapat dilihat dalam kerusakan kartu jaringan adalah matinya lampu indikator yang terdapat pada kartu jaringan dan lampu indikator di Hub/switch saat komputer telah hidup.

5. Kabel dan konektor

Kabel dan konektor merupakan media penghubung antara komputer dengan komputer lain atau dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan. Kabel dan konektor untuk membuat jaringan LAN yang banyak digunakan ada 3 jenis yaitu:

a. Jenis kabel serat optik menggunakan konektor SC dan ST
b. Jenis Kabel UTP dengan konekor RJ45
c. Jenis kabel Coaxial dengan konektor BNC

a. Jenis kabel serat optik menggunakan konektor SC dan ST

Gangguan atau kerusakan pada kabel dan konektor jenis serat optik sangat jarang, tetapi memerlukan penanganan secara khusus untuk perawatan jaringan

b. Jenis Kabel UTP dengan konekor RJ45

Gangguan atau kerusakan pada kabel jenis ini adalah konektor yang tidak terpasang dengan baik (longgar), susunan pengkabelan yang salah dan kabel putus. Indikasi yang dapat dilihat adalah lampu indikator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau pada Hub/switch

c. Jenis kabel Coaxial dengan konektor BNC

Kabel jenis coaxial memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya dan sering terjadi gangguan karena konektor yang longgar (tidak konek).

Dalam sistem jaringan LAN komponen satu dengan yang lainnya adalah saling berkaitan dan berhubungan, maka dalam proses diagnosa kerusakan pada jaringan harus dilakukan dengan terstruktur dan sistematis. Hal ini untuk mempermudah dalam proses perbaikan jaringan.

Selain perbaikan perlu juga dilakukan perawatan jaringan agar kondisi jaringan optimal dan normal.
Jangan sampai melakukan perawatan jika terjadi kerusakan saja, karena dengan melakukan perawatan secara berkala biaya yang dikeluarkan akan lebih sedikit dibandingkan melakukan perawatan saat terjadi kerusakan saja.

Sumber: Dikmenjur. 2004.
Selasa, 21 Agustus 2012

[Sharing] Perbedaan Squid Dengan Lusca

Sebelumnya, saya mau mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H. Beberapa hari lagi sibuk nih, jadi belum sempet posting lagi. Oke kali ini, sesuai judul, saya mau posting sdikit informasi, tentang Perbedaan Squid dan Lusca, Oke. Berikut kira-kira perbedaan berdasarkan beberapa jenis.

Berdasarkan Package nya, Perbedaannya adalah:
lusca : menggunakan perl versi perl squid v.perl-5.12.3 Lusca perl-5.10.1.
squid : menggunakan ldap  sedangkan lusca tidak menggunakan
Nah berdasarkan kelebihan dan kekurangannya:
squid : Termnasuk masih bahan mentah kalau untuk cache proxy, belum di tunning dsb.
Lusca : kalo buat cache lusca sudah berbentuk barang jadi artinya tinggal pakai langsung jalan, Atau bisa disebut juga versi modding dari squid itu sendiri
Sedikit informasi saja, mungkin dari sobat ada yang ingin menambahkan, silahkan postkan di komentar di bawah ini. Terima Kasih. Semoga Bermanfaat.
Selasa, 14 Agustus 2012

[Tutorial] Sembunyikan Status Proxy Server Kita

Ingin menyembunyikan status proxy server kita? mungkin dari judul di atas terkesan membingungkan, Oke sekarang akan saya jelaskan sedikit, Begini kronologinya.

[Tutorial] Sembunyikan Status Proxy Server Kita


Ketika kita menggunakan proxy server kita baik di warnet, ISP, maupun semua bentuk penggunaan proxy server baik itu lusca maupun squid. Kadang kita mulai cek IP Address kita melalui situs seperti Whatsmyip. Nah bila kita menggunakan proxy, maka di sana akan terdeteksi nama proxy server kita. Pertanyaannya. Apakah kita bisa menyembunyikannya ? Jawab: Iya bisa. Dan sangat bisa. Oke tidak usah panjang lebar, mari kita coba aplikasikan semua ini pada mesin proxy kita.

Siapkan dulu mesin proxy kita yanng aktif dan saya asumsikan sobat sudah berada di menu sebagai root / super user dari mesin tersebut. Oke kita lanjutkan. Kemudian silahkan ketikan perintah pengeditan file squid.conf.
#nano /etc/squid/squid.conf

Lalu pastekan kode berikut ini :

#hidden proxy
header_access X-Forwarded-For deny all
header_access Proxy-Connection deny all
header_access X-Forwarded-For deny all
header_access Connection deny all
header_access Via deny all

Oke silahkan kemudian restart mesin proxy sobat, atau ketikan perintah brikut

#/etc/init.d/squid restart

Sekarang silahkan cek pada situs ini : http://www.whatismyip.com/ semoga berhasil dan semoga bermanfaat, bila masih belum berhasil silahkan poskan komentar pertanyaan sobat di bawah ini.
Kamis, 09 Agustus 2012

[Tutorial] Membagi Bandwidth Sama Rata Metode PCQ Mikrotik

[Tutorial] Membagi Bandwidth Sama Rata Metode PCQ Mikrotik
Keutungan kita memakai pembagian bandwidth dengan metoe queue type pcq ini adalah, bila klien kita terdapat 10 klien dengan koneksi 1 MB, jika klien aktif hanya 1 klien, maka semua bandwidth sebesar 1 MB bisa dirasakan oleh klien tersebut, tapi jika jumlah klien aktif 10, maka bandwidth 1 MB tersebut akan dibagi secara merata 1MB/10Klien. Metode ini cocok untuk hotspot biasa, namun menurut saya, diaplikasikan untuk warnet kurang cocok, karena bandwidth masih bisa tersedot oleh download IDM klien. 

Tanpa panjang lebar, saya akan memberikan beberapa rules yang harus diketikan pada terminal/konsol mikrotik sobat. Berikut saya asumsikan Interface untuk klien adalah local dengan ip address 192.168.100.0/24 dan interface untuk akses internet adalah public. 

Ketikan perintah berikut pada terminal/konsol sobat. Pada IP+Firewall-Mangle
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.100.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=users-con
/ip firewall mangle add connection-mark=users-con action=mark-packet new-packet-mark=users chain=forward
Kemudian ketikan perintah berikut ini untuk queue type nya.

/queue type add name=pcq-download kind=pcq pcq-classifier=dst-address
/queue type add name=pcq-upload kind=pcq pcq-classifier=src-address
Ketikan perintah berikut untuk Queue Tree nya.
/queue tree add name=Download parent=local max-limit=2048000
/queue tree add parent=Download queue=pcq-download packet-mark=users
/queue tree add name=Upload parent=public max-limit=1024000
/queue tree add parent=Upload queue=pcq-upload packet-mark=users
/queue tree add parent=local queue=pcq-download packet-mark=users
/queue tree add parent=public queue=pcq-upload packet-mark=users
 Oke, saya terangkan sedikit. Maksimum download rate yang didapat klien adalah 2MB dan maksimum Upload klien adalah 1MB, silahkan ganti sesuai dengan kondisi bandwidth sobat. Dan jangan lupa ganti nama interface/samakan dengan perintah di atas.

Terima Kasih, Semoga bermanfaat bagi sobat. :)
Rabu, 08 Agustus 2012

[Example] Konfigurasi File Squid.conf Untuk Lusca Head Proxy

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.
Selasa, 07 Agustus 2012

Example : Load Balancing 2 ISP pada Mikrotik RouterOS

Example : Load Balancing 2 ISP pada Mikrotik RouterOS
Load Balancing, adalah teknik untuk mendistribusikan beban trafik pada dua atau lebih jalur koneksi secara seimbang, agar trafik dapat berjalan optimal, memaksimalkan throughput, memperkecil waktu tanggap dan menghindari overload pada salah satu jalur koneksi.

Tapi perlu diingat, pada Metode Load Balancing ini, bukan berarti penggabungan Bandwidth 1+1 adalah = 2 tetapi bagaimana cara agar mengoptimalkan, membagi beban trafik secara bergantian atau secara berbeda-beda. Misal kan sobat ada dua buah ISP masing-masing memiliki bandwidth 1MB dan ISP satu lagi memiliki bandwidth 1 MB, bukan berarti 1MB + 1 MB adalah 2 MB tapi bisa kita bagi misal, ISP 1 akan megampu permintaan ke koneksi Internasional, sedangkan pada ISP 2 akan mengampu pada koneksi internet lokal, atau IIX. berikut di bawah ada contoh konfigurasi pada mikrotik :

/ ip address
add address=192.168.0.1/24 network=192.168.0.0 broadcast=192.168.0.255 interface=LAN
add address=10.111.0.2/24 network=10.111.0.0 broadcast=10.111.0.255 interface=ISP1
add address=10.112.0.2/24 network=10.112.0.0 broadcast=10.112.0.255 interface=ISP2

/ ip firewall mangle
add chain=prerouting dst-address=10.111.0.0/24  action=accept in-interface=LAN
add chain=prerouting dst-address=10.112.0.0/24  action=accept in-interface=LAN
add chain=prerouting in-interface=ISP1 connection-mark=no-mark action=mark-connection \
    new-connection-mark=ISP1_conn
add chain=prerouting in-interface=ISP2 connection-mark=no-mark action=mark-connection \
    new-connection-mark=ISP2_conn
add chain=prerouting  in-interface=LAN connection-mark=no-mark dst-address-type=!local \
    per-connection-classifier=both-addresses:2/0 action=mark-connection new-connection-mark=ISP1_conn
add chain=prerouting  in-interface=LAN connection-mark=no-mark dst-address-type=!local \
    per-connection-classifier=both-addresses:2/1 action=mark-connection new-connection-mark=ISP2_conn
add chain=prerouting connection-mark=ISP1_conn in-interface=LAN action=mark-routing \
    new-routing-mark=to_ISP1
add chain=prerouting connection-mark=ISP2_conn in-interface=LAN action=mark-routing \
    new-routing-mark=to_ISP2
add chain=output connection-mark=ISP1_conn action=mark-routing new-routing-mark=to_ISP1    
add chain=output connection-mark=ISP2_conn action=mark-routing new-routing-mark=to_ISP2

/ ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.111.0.1 routing-mark=to_ISP1 check-gateway=ping
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.112.0.1 routing-mark=to_ISP2 check-gateway=ping
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.111.0.1 distance=1 check-gateway=ping
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.112.0.1 distance=2 check-gateway=ping

/ ip firewall nat
add chain=srcnat out-interface=ISP1 action=masquerade
add chain=srcnat out-interface=ISP2 action=masquerade
 Terima Kasih, Semoga bermanfaat. 


Minggu, 05 Agustus 2012

[Tips dan Trik] Menstabilkan Ping pada Mikrotik RouterOS

Menstabilkan Ping pada Mikrotik RouterOS
Mungkinkah? pertanyaan ini pernah terlontar, karena biasanya PING akan menjadi besar ketika sistem melakukan banyak request, biasanya pada mikrotik akan seperti ini, tapi kali ini saya mau berbagi sobat, cara untuk menstabilkan ping pada mikrotik kesayangan kita, agar ping tetap lancar dan tetap stabil. Berikut di bawah ini langkah-langkahnya,

Siapkan Mikrotik sobat yang sudah siap untuk di konfigurasi buat cara ini. Kemudian masuk melalui winbox atau putty, kali ini saya memakai putty untuk remote ke Mikrotik saya. Versi mikrotik tidak terlalu diperhitungkan dalam cara ini, saya memakai mikrotik versi 3.9 dengan lisensi level 6. Login ke mikrotik sobat, kemudian pada terminal mikrotik paste-kan kode di bawah ini :
/ip firewall mangle add chain=prerouting protocol=icmp action=mark-connection new-connection-mark=PING_STABIL passthrough=yes comment="PING_STABIL" disabled=no
Kemudian pastikan semua kode di atas tidak terjadi error saat di tekan tombol enter, Setelah itu pastekan kode berikut lagi.
/ip firewall mangle add chain=prerouting protocol=icmp connection-mark=PING_STABIL action=mark-packet new-packet-mark=PING_PAKET passthrough=no comment="PING_PAKET" disabled=no
Terakhir kita pastekan kode di bawah ini pada quee tree :
/queue tree add name="=KONDISI_PING_MULUS=" parent=global-total packet-mark=PING_PAKET limit-at=0 queue=default priority=1 max-limit=0 burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s
Dan silahkan cek dengan mengetikan : ping 8.8.8. 8 tekan enter, lihat hasilnya. Dan sekian, mudah-mudahan bermanfaat. Beberapa konten ini di dapat dari blog : http://orwin-kuningan.blogspot.com
Jumat, 03 Agustus 2012

Tutorial Partisi Harddisk Baru untuk Cache Dir Proxy Lusca

Tutorial Partisi Harddisk Baru untuk Cache Dir Proxy Lusca
Selamat tengah malam sobat, lama tidak posting yang berbau-bau proxy hehehe. Oke kali ini saya mau berbagi tentang Partisi Harddisk Baru untuk Cache Direktori Proxy Lusca. Ikuti langkah-langkah berikut di bawah ini ya sobat.

Pertama dilakukan jelas, Pastikan harddisk baru sobat sudah terpasang di PC Proxy Lusca sobat, Pastikan dengan cara cek pada BIOS PC Proxy sobat. Tidak perlu saya ceritakan panjang lebar tentang proses ini.

Kedua silahkan hidupkan PC Proxy sobat seperti biasa, sampai muncul menu Login. Masukan username dan password root sobat. Atau bila sudah login dengan user, silahkan ketikan perintah berikut:
#sudo su
Ketiga, silahkan ketikan perintah berikut ini untuk melihat partisi harddisk pada Mesin Proxy sobat.
#fdisk -l
Biasanya akan muncul seperti ini : /dev/sdb (ini harddisk yang baru yang dipasang). Baik lanngkah berikutnya adalah mem-Format harddisk tersebut. ketikan perintah berikut :
apt-get install reiserfsprogs
mkfs.reiserfs -f /dev/sdb
Langkah keempat, Membuat partisi Harddisk , berikut perintah-perintahnya :
fdisk /dev/sdb
Tekan tombol "n" untuk membuat partisi, tekan tombol "e" untuk membuat extended partition, First sector :(Tekan tombol ENTER), Last sector :(Tekan tombol ENTER), tekan tombol "n" lagi untuk membuat partisi
tekan tombol "l" untuk membuat partisi logical, Partition number : (Tekan tombol ENTER), First sector :(Tekan tombol ENTER), Last sector :masukkan angka +30GB (artinya memberi size 30GB untuk partisi logical 1). Dan lanjutkan untuk membuat partisi Logicalnya. Tekan tombol "w" untuk menyimpan perubahan

Contoh sobat buat dua Partisi sebagai berikut dan lakukan perintah format untuk partisi baru ini.
mkfs.reiserfs /dev/sdb5
mkfs.reiserfs /dev/sdb6
Kelima, buat folder baru untuk cache direktorinya,
mkdir /cache5
mkdir /cache6
Kita buat permisi pada folder tersebut.
chown -R proxy:proxy /cache5
chown -R proxy:proxy /cache6
Langkah terakhir, kita mount partisi tersebut pada Linux kita.
mount /dev/sdb5 /cache5
mount /dev/sdb6 /cache6
 Terakhir, silahkan buka filse squid.conf pada linux sobat, dan tambahkan pada baris berikut, cari baris "cache_dir" tanpa tanda petik, dan tambahkan di bawah kalimat tersebut, sesuaikan dengan cache dir sobat.

Terima Kasih. Semoga bermanfaat. :)

 
Kamis, 02 Agustus 2012

[INFO] Beberapa Jenis atau Macam-macam Jaringan

Macam-macam Jaringan Komputer secara garis besar dapat di bagi menjadi beberapa Macam, berikut saya ulaskan sedikit 5 jenis atau macam-macam Tipe Jaringan Komputer .

Local Area Network (LAN)
Local Area Network atau di singkat LAN, merupakan jaringan local yang digunakan oleh suatu organisasi untuk berbagi sumber daya (resource sharing) seperti printer dan file, LAN biasanya dibangun dan dikelola oleh Organisasi tersebut. Teknologi LAN antara lain Ethernet, Token Ring dan FDDI.

[INFO] Beberapa Jenis atau Macam-macam Jaringan


Metropolitan area Network (MAN)
Metropolitan area Network atau disingklat MAN, pada dasarnya merupakan versi lan yang berukuran lebih besar dan biasanyamenggunkan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencangkup kantor – kantor, perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan di manfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network atau disingkat WAN, jangkauannya mencangkup daerah geofrafis yang terjadinya komunikasi diantara dua perangkat yang terpisah jarak yang sangat jauh. WAN menginterkoneksikan beberapa LAN yang kemudian menyediakan akses ke computer-komputer atau file server pada lokasi lain. Beberapa teknologi WAN antara lain adalah modem, ISDN, IDL, frame relay, T1, E1, T3, E3 and sonnet.

Intranet
Melibatkan jaringan LAN dan web server yang terpasang pada jaringan LAN tersebut. WEB server digunakan untuk melayani permintaan pengguna internal suatu organisasi untuk menampilkan data atau gambar. Intranet ini mempunyai sifat yang tertutup yang berarti pengguna dari luar organisasi tidak dapat mengaksesnya.

Internet
Sebenarnya terdapat banyak jarigan di dunia ini, seringkali menggunakan perangkat lunak yang berbeda-beda.Orang yang terhubung ke jaringan sering beharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringanb yang sering kali tidak compatible dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang di perlukan, baik perangkat keras, maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terkoneksi inilah yang disebut dengan Internet.
Minggu, 29 Juli 2012

[Example] Penggunaan Port Forwarding pada Mikrotik

[Example] Penggunaan Port Forwarding pada Mikrotik
Port Forwarding itu sendiri adalah semacam PAT (Port Address Translation) atau NAPT (Network Address and Port Translation). Sebagai contoh simpel, kita akan mengakses sebuah PC Proxy dengan IP Lokal : 192.168.1.1/24 akan kita akses melalui jaringan luar, atau publik, dalam hal ini kita akan mengakses melalui IP Publik modem kita. Kita mulai saja beberapa langkah mudah, ketika kita akan mengakses sebuah PC tersebut melalui jaringan internet. Berikut aturannya:

Kita akan mengakses PC Proxy dengan IP Lokal 192.168.1.1 dengan Port SSH: 22 , kita akan mengakses melalui putty, putty itu sendiri adalah sebuah aplikasi gratis untuk mengakases ssh, sobat bisa download di http://putty.org. Lanjut, kita mulai masuk ke terminal Mikrotik kita. Setelah berhasil Login, kemudian sobat masukan pertintah berikut:

/ip firewall nat add chain=dstnat dst-address=118.88.88.55 protocol=tcp dst-port=5900 action=dst-nat to-addresses=192.168.1.1 to-ports=22
Dari perintah di atas, kita dapat menerjemahkan sebagai berikut, Bila kita mengakses 118.88.88.55:5900 maka kita akan di teruskan ke 192.168.1.1:22, nah sobat bisa mencobanya, jangan lupa ganti IP di atas dengan kondisi jaringan sobat di rumah semua. Selebihnya bila ada pertanyaan, silahkan sobat poskan di kolom komentar.

Semoga bermanfaat.

Kamis, 26 Juli 2012

Dasar-Dasar Perintah Linux Yang Sering Digunakan User

dasar perintah linux
Linux merupakan salah satu sistem operasi saingan windows yang cukup mampuni dari segi GUI maupun Textnya bahkan bisa dibilang linux lebih unggul dibanding windows. Kali ini saya tidak membahas masalah GUInya tapi mengungkap sedikit perintah – perintah dasar yang harus anda kuasai untuk menggunakan sistem operasi yang satu ini.
Untuk Operasi Directory linux biasanya digunakan perintah : ls, cd, mkdir, rmdir 
Untuk Operasi file linux biasanya digunakan perintah : chmod, cat, more dan less, cp, mv, rm, find


1)  Operasi-operasi direktori
·       ls, merupakan singkatan dari list, sama seperti perintah dir digunakan untuk melihat daftar file pada suatu direktori.
ls <nama_direktori>
Menampilkan daftar nama file termasuk file yang bersifat hidden, yang diawali dengan titik (.)
                                 Ls -a
Menampilkan nama file pada direktori termasuk jenis, dan keterangan detail lainnya, seperti attribut (hak pakai/permission)
ls -l <nama_direktori>
·       cd, merupakan singkatan dari change directory, digunakan untuk berpindah dari satu direktori ke direktori lain. Contoh jika ingin berpindah ke direktori /home
cd /home
·       mkdir, Singkatan dari make directory, digunakan untuk membuat direktori. Untuk membuat suatu direktori digunakan :
mkdir <nama_direktori>
·       rmdir, Singkatan dari remove directory, digunakan untuk menghapus suatu direktori yang sudah tidak ada lagi isinya. Direktori yang masih berisi file tak dapat dihapus dengan cara ini.
rmdir <nama_direktori>
Sedangkan untuk menghapus direktori dan subdirektori di bawahnya, dapat digunakan :
rm -r <nama_direktori>
·       pwd, Singkatan dari path working directory, digunakan untuk melihat direktori saat ini (current directory)


2) Operasi-operasi File
Operasi file, adalah operasi-operasi / instruksi-instruksi yang ditujukan untuk pengolahan file, mulai dari memodifikasi, memindah, melihat isi, sampai dengan menghapusnya. Beberapa operasi file diantaranya adalah:
·          Chmod, digunakan untuk mengubah attribut/hak pakai suatu file atau direktori. Mirip dengan perintah attrib di DOS.
chmod hak_pakai <nama_file>
Dikenal tiga jenis hak_pakai, yaitu read (r), write (w) dan executable (x). Hak ini dapat diberikan pada owner (o), group (g), user lain di luar group tersebut - other (o) dan semua user - all (a). Hak pakai dapat dituliskan dalam bentuk bilangan oktal ataupun dalam bentuk deskripsi.
·          Cat, digunakan untuk menampilkan isi suatu file. Mirip dengan perintah type di DOS.
cat <nama_file>
Utilitas ini dapat juga digunakan untuk membuat (mengetik) suatu file dengan cara.
cat > <nama_file>
·          more dan less, Digunakan untuk menampilkan isi suatu file. Utilitas more akan menampilkan isi file dan berhenti pada tiap layar. Dengan menekan tombol spasi akan ditampilkan halaman berikutnya. Dengan less dapat digunakan tombol UP dan DOWN untuk naik turun dokumen yang ditampilkan. Untuk mengakhiri dari penampilan isi file dapat dilakukan dengan menekan “q”.
more <nama_file>
less <nama_file>
·          cp, digunakan untuk menyalin file, dapat juga digunakan untuk menyalin seluruh direktori, yakni dengan perintah (cp -a). Sama seperti perintah copy pada DOS .
cp <file_asal> <file_tujuan>
cp -r <direktori_1> <direktori_2>
cp -a <direktori_1> <direktori_2>
·          rm, merupakan singkatan dari ‘‘remove’’. Digunakan untuk menghapus suatu file atau directory (rm -r). Contoh :
rm <nama_file>
rm <nama_direktori>
·       mv, digunakan untuk memindahkan file, bisa juga dimanfaatkan untuk mengganti nama (rename) suatu file atau direktori. Contoh untuk mengganti nama file dari doc1.txt menjadi doc2.txt
mv /home/doc1.txt /home/doc2.txt
·       find, digunakan untuk mencari file atau direktori. Contoh jika ingin mencari sebuah file bernama doc1.txt.
find / -name doc1.txt  

 SEMOGA BERMANFAAT :)

Konfigurasi Ip Address Debian Linux

debian server


Semua peralatan yang terhubung ke jaringan computer, membutuhkan alamat khusus yang disebut Ip Address agar semua peralatan tersebut dapat berhubungan satu sama lain. Oleh sebab itu, Network Interface Card tidak akan berarti apa-apa, jika Ip Address pada interface tersebut tidak diset terlebih dahulu. Memberi Ip Address pada linux debian tidaklah sulit. Untuk cara cepatnya, gunakan perintah singkat dibawah ini.



debian-server:/home/fiki # ifconfig eth0 192.168.10.1 netmask 255.255.255.0 up

Kelemahan perintah di atas adalah, jika computer booting ulang, maka konfigurasi Ip Address tersebut akan hilang. Untuk itu kita harus mengedit file interfaces, agar konfigurasi tersebut tidak hilang walaupun computer booting ulang. Kita bisa menggunakan aplikasi text editor vim, vi, nano, Pico, gedit¸ ataupun yang lainya untuk mengedit file tersebut. Berikut ini saya menggunakan editor nano karena lebih mudah dalam pengoperasianya

debian-server:/home/fiki # nano /etc/network/interfaces

# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).
# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback
# The local network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.10.5
netmask 255.255.255.0
network 192.168.10.0
broadcast 192.168.10.255
gateway 192.168.10.1

Simpan konfigurasi ip address diatas. Tekan ctrl + x --> y --> enter

Kata auto yang terletak di depan nama suatu interface, menandakan bahwa interface tersebut akan dinyalakan secara otomatis pada saat computer booting. Interface lo tidak memiliki konfigurasi Ip Address, karena lo digunakan sebagai loopback sehingga memiliki Ip Address yang pasti yakni 127.0.0.1. Alamat IP ini digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri. Konfigurasi Ip Address untuk ethO harus diberikan secara manual, karena interface tersebut menggunakan IP statis.

Agar konfigurasi tersebut dapat langsung dijalankan, kita harus merestart terlebih dahulu service networking.

debian-server:/home/fiki# /etc/init.d/networking restart

coba ping ip yang kita buat tadi bila reply berarti konfigurasi anda benar.

debian-server:/home/fiki#ping 192.168.10.1

Jika ingin menambahkan interface lagi, tinggal tambahkan script seperti diatas, pada baris paling bawah. Dan ganti etho, menjadi eth1, eth2, eth3, dan seterusnya.

Catatan :
Anda harus mengubah autentikasi user biasa ($) menjadi root(#) sebelum melakukan konfigurasi 


Tips :
Gunakan perintah su untuk merubah autentikasi user biasa ($) menjadi root(#)
fiki@debian-server:~$ su
password:
debian-server:/home/fiki#
 

Komentar Terbaru

Pengarsipan

Info Blog

Free counters! SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Technology TopBlogIndonesia.com
W3 Directory - the World Wide Web Directory Copyrighted.com Registered & Protected 
QCFX-QQBN-4UEU-RIOH
Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]