Latest Updates
Setting Router
Kamis, 09 Agustus 2012

[Tutorial] Membagi Bandwidth Sama Rata Metode PCQ Mikrotik

[Tutorial] Membagi Bandwidth Sama Rata Metode PCQ Mikrotik
Keutungan kita memakai pembagian bandwidth dengan metoe queue type pcq ini adalah, bila klien kita terdapat 10 klien dengan koneksi 1 MB, jika klien aktif hanya 1 klien, maka semua bandwidth sebesar 1 MB bisa dirasakan oleh klien tersebut, tapi jika jumlah klien aktif 10, maka bandwidth 1 MB tersebut akan dibagi secara merata 1MB/10Klien. Metode ini cocok untuk hotspot biasa, namun menurut saya, diaplikasikan untuk warnet kurang cocok, karena bandwidth masih bisa tersedot oleh download IDM klien. 

Tanpa panjang lebar, saya akan memberikan beberapa rules yang harus diketikan pada terminal/konsol mikrotik sobat. Berikut saya asumsikan Interface untuk klien adalah local dengan ip address 192.168.100.0/24 dan interface untuk akses internet adalah public. 

Ketikan perintah berikut pada terminal/konsol sobat. Pada IP+Firewall-Mangle
/ip firewall mangle add chain=forward src-address=192.168.100.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=users-con
/ip firewall mangle add connection-mark=users-con action=mark-packet new-packet-mark=users chain=forward
Kemudian ketikan perintah berikut ini untuk queue type nya.

/queue type add name=pcq-download kind=pcq pcq-classifier=dst-address
/queue type add name=pcq-upload kind=pcq pcq-classifier=src-address
Ketikan perintah berikut untuk Queue Tree nya.
/queue tree add name=Download parent=local max-limit=2048000
/queue tree add parent=Download queue=pcq-download packet-mark=users
/queue tree add name=Upload parent=public max-limit=1024000
/queue tree add parent=Upload queue=pcq-upload packet-mark=users
/queue tree add parent=local queue=pcq-download packet-mark=users
/queue tree add parent=public queue=pcq-upload packet-mark=users
 Oke, saya terangkan sedikit. Maksimum download rate yang didapat klien adalah 2MB dan maksimum Upload klien adalah 1MB, silahkan ganti sesuai dengan kondisi bandwidth sobat. Dan jangan lupa ganti nama interface/samakan dengan perintah di atas.

Terima Kasih, Semoga bermanfaat bagi sobat. :)
Rabu, 08 Agustus 2012

[Example] Konfigurasi File Squid.conf Untuk Lusca Head Proxy

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.
Selasa, 07 Agustus 2012

Example : Load Balancing 2 ISP pada Mikrotik RouterOS

Example : Load Balancing 2 ISP pada Mikrotik RouterOS
Load Balancing, adalah teknik untuk mendistribusikan beban trafik pada dua atau lebih jalur koneksi secara seimbang, agar trafik dapat berjalan optimal, memaksimalkan throughput, memperkecil waktu tanggap dan menghindari overload pada salah satu jalur koneksi.

Tapi perlu diingat, pada Metode Load Balancing ini, bukan berarti penggabungan Bandwidth 1+1 adalah = 2 tetapi bagaimana cara agar mengoptimalkan, membagi beban trafik secara bergantian atau secara berbeda-beda. Misal kan sobat ada dua buah ISP masing-masing memiliki bandwidth 1MB dan ISP satu lagi memiliki bandwidth 1 MB, bukan berarti 1MB + 1 MB adalah 2 MB tapi bisa kita bagi misal, ISP 1 akan megampu permintaan ke koneksi Internasional, sedangkan pada ISP 2 akan mengampu pada koneksi internet lokal, atau IIX. berikut di bawah ada contoh konfigurasi pada mikrotik :

/ ip address
add address=192.168.0.1/24 network=192.168.0.0 broadcast=192.168.0.255 interface=LAN
add address=10.111.0.2/24 network=10.111.0.0 broadcast=10.111.0.255 interface=ISP1
add address=10.112.0.2/24 network=10.112.0.0 broadcast=10.112.0.255 interface=ISP2

/ ip firewall mangle
add chain=prerouting dst-address=10.111.0.0/24  action=accept in-interface=LAN
add chain=prerouting dst-address=10.112.0.0/24  action=accept in-interface=LAN
add chain=prerouting in-interface=ISP1 connection-mark=no-mark action=mark-connection \
    new-connection-mark=ISP1_conn
add chain=prerouting in-interface=ISP2 connection-mark=no-mark action=mark-connection \
    new-connection-mark=ISP2_conn
add chain=prerouting  in-interface=LAN connection-mark=no-mark dst-address-type=!local \
    per-connection-classifier=both-addresses:2/0 action=mark-connection new-connection-mark=ISP1_conn
add chain=prerouting  in-interface=LAN connection-mark=no-mark dst-address-type=!local \
    per-connection-classifier=both-addresses:2/1 action=mark-connection new-connection-mark=ISP2_conn
add chain=prerouting connection-mark=ISP1_conn in-interface=LAN action=mark-routing \
    new-routing-mark=to_ISP1
add chain=prerouting connection-mark=ISP2_conn in-interface=LAN action=mark-routing \
    new-routing-mark=to_ISP2
add chain=output connection-mark=ISP1_conn action=mark-routing new-routing-mark=to_ISP1    
add chain=output connection-mark=ISP2_conn action=mark-routing new-routing-mark=to_ISP2

/ ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.111.0.1 routing-mark=to_ISP1 check-gateway=ping
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.112.0.1 routing-mark=to_ISP2 check-gateway=ping
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.111.0.1 distance=1 check-gateway=ping
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=10.112.0.1 distance=2 check-gateway=ping

/ ip firewall nat
add chain=srcnat out-interface=ISP1 action=masquerade
add chain=srcnat out-interface=ISP2 action=masquerade
 Terima Kasih, Semoga bermanfaat. 


Minggu, 05 Agustus 2012

[Tips dan Trik] Menstabilkan Ping pada Mikrotik RouterOS

Menstabilkan Ping pada Mikrotik RouterOS
Mungkinkah? pertanyaan ini pernah terlontar, karena biasanya PING akan menjadi besar ketika sistem melakukan banyak request, biasanya pada mikrotik akan seperti ini, tapi kali ini saya mau berbagi sobat, cara untuk menstabilkan ping pada mikrotik kesayangan kita, agar ping tetap lancar dan tetap stabil. Berikut di bawah ini langkah-langkahnya,

Siapkan Mikrotik sobat yang sudah siap untuk di konfigurasi buat cara ini. Kemudian masuk melalui winbox atau putty, kali ini saya memakai putty untuk remote ke Mikrotik saya. Versi mikrotik tidak terlalu diperhitungkan dalam cara ini, saya memakai mikrotik versi 3.9 dengan lisensi level 6. Login ke mikrotik sobat, kemudian pada terminal mikrotik paste-kan kode di bawah ini :
/ip firewall mangle add chain=prerouting protocol=icmp action=mark-connection new-connection-mark=PING_STABIL passthrough=yes comment="PING_STABIL" disabled=no
Kemudian pastikan semua kode di atas tidak terjadi error saat di tekan tombol enter, Setelah itu pastekan kode berikut lagi.
/ip firewall mangle add chain=prerouting protocol=icmp connection-mark=PING_STABIL action=mark-packet new-packet-mark=PING_PAKET passthrough=no comment="PING_PAKET" disabled=no
Terakhir kita pastekan kode di bawah ini pada quee tree :
/queue tree add name="=KONDISI_PING_MULUS=" parent=global-total packet-mark=PING_PAKET limit-at=0 queue=default priority=1 max-limit=0 burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s
Dan silahkan cek dengan mengetikan : ping 8.8.8. 8 tekan enter, lihat hasilnya. Dan sekian, mudah-mudahan bermanfaat. Beberapa konten ini di dapat dari blog : http://orwin-kuningan.blogspot.com
 

Komentar Terbaru

Pengarsipan

Info Blog

Free counters! SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Technology TopBlogIndonesia.com
W3 Directory - the World Wide Web Directory Copyrighted.com Registered & Protected 
QCFX-QQBN-4UEU-RIOH
Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]