Latest Updates
Setting Router
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 02 November 2013

Cara Konfigurasi Remote Desktop Windows Server 2003

Cara Konfigurasi Remote Desktop Windows Server 2003

Untuk yang biasa dengan aplikasi Remote Desktop Connetion bawaan Windows, Berikut saya share beberapa konfigurasi yang mungkin bisa bermanfaat bagi teman-teman terutama yang menjadi admin networking.

1. Setting Session
Ketika PC / Komputer yang akan kita remote sudah melakukan login maka secara otomatis sudah terbuat 1 session sehingga bila kita akan melakukan remote dengan user yang sama maka akan dibuat lagi 1 session baru, nah untuk melakukan remote dengan 1 session sesuai dengan user yang sama maka dapat dilakukan dengan cara :
Jalankan perintah ini dari start menu->Run-> mstsc /admin, Untuk windows XP mstsc /admin
2. Setting 1 Session Per User
Setting ini berguna untuk memperbolehkan satu session per user caranya :
Start Menu -> Administrative Tools -> Terminal Service Configuration -> Server Setting -> Restrict each user to one session diubah ke Yes.
3. Setting Maksimum Connection
Setting ini berguna untuk memperbolehkan maksimum 1 koneksi ke remote desktop yang terhubung. caranya :
Start Menu -> Administrative Tools -> Terminal Service Configuration -> Connections -> Klik kanan RDP-tcp -> Pilih Properties -> Pilih tab Network Adapter -> Maximum Connection ubah ke 1.
Selamat Mencoba

Sumber: Mr.Eko Apriadi - http://mr-ekoapriadi.blogspot.com/2013/06/windows-konfigurasi-remote-desktop.html#ixzz2jNlEqQsF
Selasa, 29 Oktober 2013

Mendiagnosa Dan Memperbaiki PC Bermasalah

Berdasarkan pengalaman, paling sering kita mengalamai PC "hang" alias PC "ngambek" tidak dapat di gunakan sebagaimana mestinya. Permasalahan ini terkadang kita abaikan atau bahkan tidak mengetahui penyebab pasti dari permasalah tersebut. Kita hanya menganggap bahwa RAM atau Prosesor kita yang kurang bagus, namun salah pemahaman ini. Baik mari kita mencoba sedikit berbagi pengalaman tentang permasalahan ini. 

Mendiagnosa Dan Memperbaiki PC Bermasalah

PC "hang" biasanya terjadi apabila :
  1. Modul Memori tidak cocok.
  2. Terjangkit virus di harddisk
  3. Over Clock (* tidak stabil *)
  4. Terdapat bad sector di harddisk
  5. Software mengalami crash
  6. Hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru)
  7. Konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows
  8. Debu dan kotoran yang melekat di Hardware ataupun Fan
  9. Kesalahan Setting pada BIOS ( Basic Input Output System )
  10. CPU Overheating atau kepanasan
Beberapa solusi yang bisa kita lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Jika terjadi akibat Overheating / Kepanasan
    Sebagian komputer menjadi hang, karena sistem pendingin pada CPU tidak berjalan dengan baik. Untuk menanggulangi hal ini ada beberapa cara yang bisa kita lakukan :
    - Buka heatsing dan kipas processor secara hati - hati.
    - Bersihkan sirip-sirip pendingin dan fan processor dari debu, kalau fan macet beri minyak pelumas sedikit pada bagian poros kalau perlu ganti fan dengan yang baru.
    - Bersihkan thermal paste yang sudah kering yang menempel pada processor dan heatsink, ganti dan oleskan thermal paste yang baru.
    - Masukan lagi processor, heatsink serta fan kedalam dudukannya secara hati-hati.Z
    - Perhatikan posisi heatsink (pendingin) dan kipas Processor, pastikan kondisi Heatsing sudah terpasang secara benar terutama untuk tipe Heatsing untuk Processor socket LGA, perhatikan kondisi tiap-tiap sekrup yang terpasang.
  2. JIka Bad Sector Lepas hardisk tersebut dan pasang pada komputer lain kemudian jalankan program checkdisk untuk memeriksa dan memperbaiki keruksakan pada hardisk tersebut.
  3. Jika komputer hang karena koneksi LAN
    Untuk komputer yang terhubung ke jaringan, kadang kala terasa berat ketika mengakses data dari komputer lain, program berjalan lambat dan akhirnya komputer seakan-akan menjadi hang. Untuk memastikan komputer hang karena koneksi jaringan (LAN), lepaskan dulu kabel jaringan pada komputer kemudian jalankan komputer seperti biasa. Apabila semua berjalan secara normal dapat dipastikan komputer hang karena koneksi jaringan.
    Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah:
    * Pastikan konektor RJ45 terpasang dengan benar, bila perlu lakukan crimping ulang.
    * Gunakan perintah ping untuk memeriksa koneksi jaringan contoh perintah: ping 192.168.1.1 -t
    * Lakukan reset pada hub (switch) LAN, caranya bisa dengan mencabut kabel power Hub/Switch tersebut, tunggu beberapa saat kemudian masukan kembali.
    * Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan memindahkan kabel jaringan dari port yang satu ke port yang lain (biasanya ada beberapa port dalam hub yang menjadi rusak karena masalah-masalah tertentu).
    * Troubleshooting yang juga bisa kita lakukan adalah dengan mengganti kartu jaringan (LAN Card) dengan yang baru.
  4. Debu dan kotoran
    Permasalahan sepele ini sering kali kita lupakan, sebaiknya kita jadwal maksimal 2 bulan sekali untuk melakukan pembersihan debu dan kotoran di Komputer kita, agar performa komputer tidak terlalu menurun.
Bila langkah-langkah di atas kita lakukan. Mudah-mudahan pengetahuan sedikit ini dapat bermanfaat bagi kita.

Sumber : 
Kamis, 24 Oktober 2013

[TUTORIAL] Membuat Windows 7 32 BIT Support RAM 4 GB Lengkap

Salam Blogger. Kesempatan ini saya akan berbagi tutorial : Membuat Windows 7  agar Support RAM 4 GB bahkan lebih. Langsung saja mari kita mengikuti langkah-langkah berikut:
  1. Download dahulu aplikasi PatchPae2 dan kemudian ekstrak pada folder terpilih.
  2. Buka Command Prompt dengan Run Administrator, Pada menus search Start Menu, ketikan cmd. Kemudian pada File CMD.exe Klik Kanan pilih Run As Administrator.
  3. Maka akan muncul tampilan Command Prompt seperti gambar di bawah ini


     
  4. Pastikan directory aktif adalah C:\windows\system32>. Jika tidak ketik perintah dibawah ini kemudian tekan tombol Enter.
    cd c:\windows\system32
  5. Ketik kode di bawah ini pada Command Prompt dan tekan enter
    C:\PatchPae2.exe -type kernel -o ntkrnlpx.exe ntkrnlpa.exe
    C:\PatchPae2.exe -type loader -o winloadp.exe winload.exe
    bcdedit /copy {current} /d "Windows Vista/7/8 (Patched)"
Kode yang di highlight adalah BCD_ID, copy code tersebut dengan cara mengklik kanan pada command prompt dan pilih mark, kemudian blok kode tersebut dan copy.
Dan paste BCD_ID tersebut pada code di bawah ini
bcdedit /set {BCD_ID} kernel ntkrnlpx.exe
bcdedit /set {BCD_ID} path \Windows\system32\winloadp.exe
bcdedit /set {BCD_ID} nointegritychecks 1

Setelah semua langkah di atas berhasil dilakukan, makan restart windows kemudian akan muncul tampilan pilihan Boot Menu.

Pilih Windows Vista/7/8 (Patched).

 

Selamat Mencoba, Dan Semoga Bermanfaat.
Download : PatchPae2 
Sumber:
Minggu, 26 Mei 2013

[REFERENSI] Jenis-Jenis Harddisk Komputer/Laptop

[REFERENSI] Jenis-Jenis Harddisk Komputer/Laptop Beserta Penjelasannya \ Situse Woko
Seiring dengan perkembangan dunia teknologi, khususnya dalam bidang Komputer Teknologi, Maka berkembang pula Hardware-hardware yang kian semakin mendekati keinginan Pasar. 

Nah postingan ini bisa dijadikan sebuah referensi dalam pembuatan makalah atau hanya menjadikan referensi pribadi sebagai bahan pembelajaran. Postingan ini berisi Tiga (3) Jenis Harddisk (HDD) berdasarkan kelebihan, sejarah maupun kelemahannya. 

Harddisk (HDD) ATA 

AT Attachment (ATA) adalah antarmuka standar untuk menghubungkan peranti penyimpanan seperti hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM di komputer. ATA singkatan dari Advance Technology Attachment. Standar ATA dikelola oleh komite yang bernama X3/INCITS T13. ATA juga memiliki beberapa nama lain, seperti IDE dan ATAPI. Karena diperkenalkannya versi terbaru dari ATA yang bernama Serial ATA, versi ATA ini kemudian dinamai Parallel ATA (PATA) untuk membedakannya dengan versi Serial ATA yang baru. Parallel ATA hanya memungkinkan panjang kabel maksimal hanya 18 inchi (46 cm) walaupun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm). Karena jaraknya pendek, PATA hanya cocok digunakan di dalam komputer saja. PATA sangat murah dan lazim ditemui di komputer. Nama standar ini awalnya adalah PC/AT Attachment. Fitur utamanya adalah bisa mengakomodasi koneksi langsung ke ISA BUS 16-bit sehingga dinamai AT Bus. Nama ini kemudian disingkat menjadi AT Attachment untuk mengatasi masalah hak cipta.

Harddisk (HDD) SATA 

SATA adalah pengembangan dari ATA. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana Antarmuka SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA/150 atau sering juga disebut sebagai SATA 1. SATA 1 berkomunikasi dengan kecepatan 1,5 GB/s. Kecepatan transfer uncoded-nya adalah 1,2 GB/s. SATA/150 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan PATA/133, namun versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan (misalnya native command queuing) yang menyebabkannya memiliki kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di lingkungan multitask. Di awal periode SATA/150, para pembuat adapter dan drive menggunakan bridge chip untuk mengonversi desain yang ada dengan antarmuka PATA. Peranti bridge memiliki konektor SATA dan memiliki beberapa konektor daya. Secara perlahan-lahan, produk bridge 
mengakomodasi native SATA. Saat ini kecepatan SATA adalah 3GB/s dan para ahli sekarang sedang mendesain teknologi untuk SATA 6GB/s. 

Beberapa fitur SATA adalah: 
  • SATA menggunakan line 4 sinyal yang memungkinkan kabel yang lebih ringkas dan murah dibandingkan dengan PATA. 
  • SATA mengakomodasi fitur baru seperti hot-swapping dan native command queuing. 
  • Drive SATA bisa ditancapkan ke kontroler Serial Attached SCSI (SAS) sehingga bisa berkomunikasi dengan kabel fisik yang sama seperti disk asli SAS, namun disk SAS tidak bisa ditancapkan ke kontroler SATA. 
Kabel power dan kabel SATA mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan kabel Parallel ATA. Kabel data SATA menggunakan 7 konduktor di mana 4 di antaranya adalah line aktif untuk data. Oleh karena bentuknya lebih kecil, kabel SATA lebih mudah digunakan di ruangan yang lebih sempit dan lebih efisien untuk pendinginan.

Harddisk (HDD) SCSI 

SCSI (Small Computer System Interface) dibaca “skasi” adalah standar yang dibuat untuk keperluan transfer data antara komputer dan periferal lainnya. Standar SCSI mendefinisikan perintah-perintah, Student Guide Series: Merawat dan Meningkatkan Kinerja Hard Disk 6 protokol dan antarmuka elektrik dan optik yang diperlukan. SCSI menawarkan kecepatan transfer data yang paling tinggi di antara standar yang lainnya. Penggunaan SCSI paling banyak terdapat di hard disk dan tape drive. Namun, SCSI juga terdapat pada scanner, printer, dan peranti optik (DVD, CD, dan lainnya). Standar SCSI digolongkan sebagai standar yang device independent sehingga secara teoritis SCSI bisa diterapkan di semua tipe hardware. 

Berdasarkan tingkat kecepatan putarannya, hard disk jenis IDE memiliki kecepatan putaran 5.400 rpm dan 7.200 rpm. Sedangkan hard disk SCSI mampu berputar antara 10.000 s.d. 12.000 rpm. Tingkat kecepatan putaran piringan hard disk diukur dalam satuan RPM (rotation per minute/putaran per menit). Semakin cepat putaran hard disk, maka jumlah data yang dapat dibaca oleh head semakin banyak. Demikian pula sebaliknya. Beberapa merek hard disk yang banyak digunakan, antara lain Western Digital (WDC), Quantum, Seagate, Maxtor, Samsung, IBM, Toshiba, dan Hitachi
 

Komentar Terbaru

Pengarsipan

Info Blog

Free counters! SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Technology TopBlogIndonesia.com
W3 Directory - the World Wide Web Directory Copyrighted.com Registered & Protected 
QCFX-QQBN-4UEU-RIOH
Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]