Latest Updates
Setting Router
Tampilkan postingan dengan label Proxy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Proxy. Tampilkan semua postingan
Kamis, 05 Mei 2016

[INFO] Pemahaman Reverse Proxy

[INFO] Pemahaman Reverse Proxy

1. Pengertian 
Reverse proxy adalah sebuah proxy yang berada di depan dari web server, digunakan sebagai cache atau bisa juga sebagai load balancer. Reverse proxy menjadi perantara user-user di internet terhadap akses keweb-web server yang berada pada local area network, sehingga seolah-olah user di internet mengakses langsung web server yang dimaksud padahal sesungguhnya user di internet mengakses web-web server yang terdapat di local area network melalui reverse proxy tersebut. 


2. Sejarah
Selama tahun-tahun awal internet, administrator situs menyadari kebutuhan untuk mencegah server mereka dari yang diakses oleh pengguna web tanpa merampas mereka dari layanan tersebut. Pada musim panas 1996, Apache HTTP proyek menulis modul add-onbernama mod_proxy di server web Apache 1.1 yang memungkinkan untuk bertindak seperti reverse proxy server. Server proxy Squid dirilis di sekitar waktu yang sama dengan opsi reverse proxy server. Hari ini, versi update dari kedua Apache web server dan Squid tetap digunakan secara luas untuk menjalankan website di seluruh dunia sebagai reverse proxy server. 


3. Fungsi 
Sebuah reverse proxy server diperlukan dalam permintaan dari web browser di seluruh internet. Server proxy meneruskan permintaan tersebut ke server lain. Permintaan tersebut menghasilkan respon balik ke server proxy reverse, yang kemudian diteruskan kembali ke web browser. Misalnya, permintaan untuk mendapatkan informasi produk di toko online masuk ke server gambar yang menyimpan gambar produk serta server database, yang menyimpan harga persediaan, saat ini dan deskripsi item. 


4. Penggunaan Umum
Salah satu penggunaan umum reverse proxy adalah untuk menyimpan sementara (cache) data statis (static data). Ketika proxy ini menerima sebuah request untuk konten statis, seperti gambar, suara, atau video, proxy ini akan menyimpan data sebelum mengirimkannya pada client. Di lain waktu informasi ini direquest kembali, reverse proxy dapat mengirimkanya langsung pada client, ketimbang harus meneruskan request pada web server sederhana. Hal ini dapat menghasilkan beberapa beban muat pada regular server. 


5 Keamanan 
Sebuah server proxy reverse sangat meningkatkan keamanan websitekarena tidak ada server perusahaan secara langsung diakses ke internet. Selama pemilik website tidak menempatkan aplikasi kritis seperti emaildan penggajian pada reverse proxy server, server lain perusahaan dan aplikasi yang aman. Sebagai contoh, seorang hacker ingin untuk menggantikan citra sebuah produk dengan porno dan perubahan harga produk untuk satu sen. Baik server foto atau server database produk dapat disentuh langsung oleh pengguna di internet. Karena reverse proxy server dan situs web tidak dirancang untuk pengguna untuk memperbarui gambar produk atau harga, hacker mungkin tidak akan berhasil dalam melakukan apa yang ia inginkan. 


6. Keuntungan 
Dengan memisahkan kegiatan yang berbeda dari sebuah situs online, pemilik situs web mendistribusikan beban antara server yang berbeda seperti server database, server aplikasi dan server akuntansi sehingga tidak ada satu komputer melakukan segalanya. Reverse proxy serverskala serta website tumbuh besar tanpa mengubah arsitektur aslinya. Banyak situs yang lebih besar menggunakan beberapa server proxy yang mengarah ke kelompok mesin yang berbeda untuk mendistribusikan beban lebih.
Rabu, 01 Oktober 2014

[TIPS] IPTABLES untuk Transparan Squid Proxy Server Debian

[TIPS] IPTABLES untuk Transparan Squid Proxy Server Debian 6
Oke sobat, postingan kali ini hanya akan membahas tentang "Transparan Proxy Pada Debian 6" yang dari sekian banyak percobaan ada beberapa revisi yang harus di benamkan lagi pada mesin Debian kalian. Transparan proxy sendiri berfungsi, user tidak perlu lagi mengatur manual proxy pada setiap browser, karena semua paket tertentu telah di belokkan memalui script IPTABLES itu sendiri.

Revisi apa yang harus dilakukan untuk membuat transparan proxy itu berjalan sesuai dengan keinginan? Oke langsung saja pahami script di bawah ini:

Langsung saja, sebagai gambaran kalian telah melakukan konfigurasi Router dengan Baik.
    Load DVD Debian
Kita lakukan instalasi:
    apt-get install squid -y
Lakukan penyetingan pada squid:
    pico /etc/squid/squid.conf
Cari kata http_port 3128 dengan cara menekan tombol Ctrl+w, lalu tulis http_port 3128 kemudian enter, tambahkan pada kata “transaparent”
    http_port 3128  Transparent
Seting untuk memperbolehkan ip 192.168.12.x (ip client) untuk mengakses
Hilangkan tanda pagar (#) pada kata :
    http_access localnet
tambahkan pada kata-kata visible_hostname dengan nama peserta@www.smkn1tbt.sch.id
    visible_hostname admin@www.smkn1tbt.sch.id
membuat nama cache manager
    cache_mgr admin@smkn1tbt.sch.id
block situs (youtube,facebook)
blok situs kita kali ini menggunakan keyword, dengan reguler expresi (regex), tambahkan acl pada access controllist.
    acl dilarang url_regex -i “/etc/squid/blok.txt”
    http_access deny dilarang
setelah itu masukkan keyword yang di block ke dalam file /etc/squid/blok.txt
    pico /etc/squid/blok.txt
Ttulis kan kata youtube, facebook lalu simpan.
Terakhir kita masukkan rule untuk mendirect port 80 ke port 3128 pada /etc/rc.local
    iptables -t nat -A PREROUTING -i eth1 -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128
Reboot mesin debian 6 anda. Silahkan lakukan browsing pada sisi user, check pada mesin debian 6 anda dengan mengetikan :
tail -f /var/log/squid/cache.log

Sekian dan semoga bermanfaat.

Senin, 04 November 2013

Cara Install Lusca Web Proxy Pada OS Windows

Lusca untuk Windows ?. Jangan kaget, tutorial singkat ini saya posting karena bagi saya sendiri penting, sekaligus saya share untuk anda pengunjung situsewoko.blogspot.com ini. 
Proxy Lusca untuk windows mungkin terkesan memaksa, kenapa tidak memakai linux saja? kenapa harus Windows ?. Bagi sebagian orang yang memiliki PC lebih alias bisa dipakai untuk Lusca Linux, mungkin tidak menjadi masalah. Tapi jika seperti saya, yang hanya bermodalkan modem Smartfren dengan paket Kuota 6 GB 1 Bulan mungkin terasa berat, karena pemakaian saya selama 1 bulan lebih dari 10 GB.

Cara Install Lusca Web Proxy Pada OS Windows

Lusca ini saya pakai untuk menekan angka kuota yang melonjak tatkala saya melakukan browsing. Karena Lusca ini akan melakukan Cache Web pada situs, web yang sering saya kunjungi. Jadi pemakaian Lusca untuk windows ini bisa kita simpulkan "Bagi pengguna Modem dengan Internet Kuota" heheh. Oke langsung saja kita bahas.

1). Download Kedua File Pendukung (link download pada akhir postingan)
2). Install kedua software yang telah anda download tadi. Setelah selesai silahkan baca langkah Ketiga
3). Pastikan anda mempunyai sisa ruang Hard Drive yang mencukupi di PC anda karena setingan default dari Lusca Web Proxy Cache ini nantinya akan mengarah ke drive D anda. Jadi syarat ini harus terpenuhi, jika tidak, siap-siap harus selalu menghapus cache web. 
4). Kemudian Restart komputer anda. (pasti tahu kan caranya hehehe)
5). Setelah komputer dalam keadaan siap digunakan kembali, Klik Start >> All Program >> Lusca Proxy - ComStuff version.  Kemudian silahkan periksa apakah ada keterangan eror atau tidak. Jika terdapat error lakukan lagkah-langkah seperti nomor 1-4 tadi. Sebelumnya uninstall dulu Lusca nya. Jika langkah ini berhasil dan status sukses, baca langkah selanjutnya.
6.Setting proxy di browser anda, di sini saya menggunakan firefox. 

Cara Install Lusca Web Proxy Pada OS Windows

Langkah setting adalah Tools >> Options >> Klik pada tab advanced >> Klik network >> pada bagian Connection silahkan klik setting. Centang pada bagian Manual Proxy Configuration, isikan sebagai berikut:
HTTP Proxy : 127.0.0.1
port : 8000
Kemudian centang pada bagian Use this proxy server for all protocol. Langkah ini berbeda jika browser anda tidak menggunakan Firefox. 

6). Cobalah untuk membuka sebuah halaman website, misalkan : http://situsewoko.blogspot.com

Sekian dan terima kasih. Semoga bermanfaat. Untuk setting lanjutan bisa di baca pada postingan selanjutnya. Kritik dan saran, komentar, silahkan pada kolom komentar di bawah ini.

Jumat, 24 Mei 2013

[TUTORIAL] Example: Hit Internal Proxy Mikrotik Router OS

Penggunaan Proxy Server adalah sangat membantu, terlebih jika alokasi bandwidth kita tidak sebanding dengan user/pengguna. Mungkin solusi memakai Proxy Server sangat membantu sekali. Tapi sebuah resiko yaitu harus memiliki PC sebagai Proxy Server tersebut. 
[TUTORIAL] Example: Hit Internal Proxy Mikrotik Router OS | Situse Woko

Mungkin pada postingan ini, tentang Cara Membuat Hit Internal Proxy Mikrotik akan membantu sobat semua tanpa harus membeli lagi PC sebagai Proxy Server. 

Berikut langkah-langkah yang harus di lalui:

Seting IP untuk Internal Proxy pada mikrotik
1. IP Modem: - 192.168.10.1
2. IP Mikrotik:
- 192.168.1.1 = local
- 192.168.10.2 = public/ke modem speedy
3. IP Client: 192.168.1.0/24
Seting Rule Internal Proxy di Winbox :
/ ip address
add address=192.168.10.2/24 network=192.168.10.0 broadcast=192.168.10.255 \
interface=Public comment=”" disabled=no
add address=192.168.1.1/24 network=192.168.1.0 broadcast=192.168.1.255 \
interface=Lan comment=”" disabled=no
/ ip route
add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.10.1 scope=255 target-scope=10 \
comment=”" disabled=no
/ ip dns
set primary-dns=192.168.10.1 \
allow-remote-requests=no cache-size=2048KiB cache-max-ttl=1w
ip web-proxy pr
enabled: yes
src-address: 0.0.0.0
port: 3128
hostname: “proxy”
transparent-proxy: yes
parent-proxy: 0.0.0.0:0
cache-administrator: “webmaster”
max-object-size: 4096KiB
cache-drive: system
max-cache-size: none
max-ram-cache-size: unlimited
status: running
reserved-for-cache: 0KiB
reserved-for-ram-cache: 154624KiB

/ ip firewall nat
add chain=dstnat src-address=192.168.1.0/24 protocol=tcp dst-port=80 \
action=redirect to-ports=3128 comment=”" disabled=no
add chain=srcnat out-interface=Public action=masquerade comment=”" disabled=no
/ ip firewall mangle
add chain=prerouting protocol=icmp action=mark-connection \
new-connection-mark=icmp-con passthrough=yes comment=”" disabled=no
add chain=prerouting protocol=icmp connection-mark=icmp-con\
action=mark-packet new-packet-mark=icmp-pkt\
passthrough=no comment=”" disabled=noadd chain=prerouting action=mark-connection new-connection-mark=con-up\
passthrough=yes comment=”"
add chain=prerouting action=mark-paket new-paket-mark=all-pkt\
conection-mark=con-up passthrough=no comment=”"add chain=output content=”X-Cache: HIT” action=mark-connection \
new-connection-mark=proxy-con passthrough=yes comment=”"\
disabled=no
add chain=output connection-mark=proxy-con action=mark-packet \
new-packet-mark=proxy-pkt passthrough=no comment=”" disabled=noadd chain=forward action=mark-connection new-connection-mark=direct-con\
passthrough=yes comment=”" disabled=no
add chain=forward protocol=tcp connection-mark=direct-con \
action=mark-packet new-packet-mark=all-pkt passthrough=no
comment=”" disabled=no
add chain=output protocol=tcp connection-mark=direct-con \
action=mark-packet new-packet-mark=all-pkt passthrough=no
comment=”" disabled=no
/ queue simple
add name=”proxy-HIT” dst-address=0.0.0.0/0 interface=all parent=none \
packet-marks=proxy-pkt direction=both priority=8 \
queue=default-small/default-small limit-at=0/0 max-limit=0/0 \
total-queue=default-small disabled=no comment=”paling atas”
add name=”Ping-queue” dst-address=0.0.0.0/0 interface=all parent=none \
packet-marks=icmp-pkt direction=both priority=2 \
queue=default-small/default-small limit-at=0/0 max-limit=0/0 \
total-queue=default-small disabled=no comment=”supaya ping kecil”
add name=”Parent-queue” dst-address=0.0.0.0/0 interface=all parent=none \
direction=both priority=8 queue=default-small/default-small limit-at=0/0 \
max-limit=45000/300000 total-queue=default-small disabled=no
add name=”All-Trafik” target-addresses=192.168.1.0/24 \
dst-address=0.0.0.0/0 interface=all parent=Parent-queue \
packet-marks=all-pkt direction=both priority=8
queue=default-small/default-small limit-at=4500/30000
max-limit=45000/300000 total-queue=default-small disabled=no
Mudah-mudahan sangat membantu. Versi OS Mikrotik di atas adalah 2.9.27.  
Sabtu, 18 Mei 2013

[TUTORIAL] Squid Block Iklan Via ACL Squid/Lusca pada Linux

Postingan kali ini sedikit berbagi lagi. "Bagaimana cara blok iklan lewat ACL pada squid/lusca". Kini kita mencoba menerapkan ini pada mesin proxy atau lusca kalian.
[TUTORIAL] Squid Block Iklan Via ACL Squid/Lusca pada Linux

Pertama-tama siapkan mesin kalian, masuk ke Terminal kalian, dan login seperti biasa, atau kalau kalian memakai putty, silahkan persiapkan dahulu.

Setelah siap (sudah berada pada menu konsole/terminal), loginlah sebagai root, kesempatan ini penulis menggunakan Ubuntu Server 10.04.

proxy@woko$sudo su
Kemudian ketikan perintah berikut
touch /etc/squid/ads.block
nano /etc/squid/ads.block
Kalian boleh memakai selain Nano, silahkan memakai editor teks sesuka kalian. Lalu isikan atau copas kan baris konten di bawah ini :

get\.media\?sid=
cdn\.adk2\.com
admeld\.com
adnxs\.com
vemba\.com\/i\/\?z
kumpulblogger\.com\/dam\.php
adcpmstar\.html
ad(\d3|\d3x\d3)(xtend\|).html
ad7281\.html
adserving\.
cpmstar\.
imrworldwide\.com\/cgi-bin\/m\?
addthis\.com\/js\/
buysellads\.com\/ac\/\w*\.js
mediacdn\.disqus\.com\/
quantserve\.com\/quant\.js
sitemeter\.com\/meter\.asp\?
specificclick\.net\/
stats\.wordpress\.com\/
\w*\d*\.histats\.com\/
\.assoc-amazon\.com\/
\/site_stats\/
\/stats\/(\w*|\d*|\w*\d*|\d*\w*)\.(php|js)
\/b\.scorecardresearch\.com\/beacon\.js
\/ik(|e)lan(\/|.*\.(com|net|org)|[\w\d\-\_]*\.(gif|png|jpg|php))
\.uploadhouse\.
\.arenabola\.\w*\/\w*\/\w*.gif
\.doremibet\.\w*\/\w*.gif
\.onclinic24\.\w*\/\w*.gif
\.rubiconproject\.com\/
\.videosz\.
\.adhitzads\.
\.adhitzstatic\.
\.adhitz\.
\.cpalead.com\.
\.yourjavascript\.
\.adserve\.
\.yieldmanager\.
\.linkbucks\.
\.adbrite\.
\.livejasmin\.
\/banner\/view\/
\/board\/banner\/
\/openx.detik.com\/images\/
\/o\.detik\.com\/\w*\/wp\/multiply\/
adsensecamp\.\w*\/show\/frame\.php\?\w*
doubleclick\.
\/show\.php\?partnerid
\/js-ad\.php\?zid
\/pagead\/
\/\d*(x|X)\d*\.(gif|jpg|png|php)
\/(\w*|\d*)banner\.(gif|png|jpg|php)
\/(\w*|\d*)banner\.(gif|jpg|png|php)
\/(ad|ads)bann(er|ers)\/\.*
\/aub\/pop\/*
\&ad_type_id\=
\.aspx\?zoneid\=\.*\&task\=
\.au\/_ads\/
\.au\/ads\/
\.ca\/ads\/
\.com\/adv\/
\.html\?ad\=
\.net\/_ads\/
\.net\/ads\/
\.nz\/ads\/
\.org\/ads\/
\.org\/gads\/
\.php\?bannerid\=
\.php\?zoneid\=\.*\&loc\=
\.swf\?clicktag\=
\.tv\/ads\/
\.uk\/ads\/
\.us\/ads\/
\.za\/ads\/
\/\.*;cue\=pre;
\/\.adserv\/\.*
\/468xads\.
\/_media\/ads\/\.*
\/a8-ads\/\.*
\/aamsz\=\.*\/acc_random\=
\/aamsz\=\.*\/pageid\=
\/aamsz\=\.*\/position\=
\/abm\.asp\?z\=
\/abmw\.asp\?z\=
\/abmw\.aspx
\/acc_random\=\.*\/aamsz\=
\/ad-1\.5\.
\/ad-amz\.
\/ad-box-single\.
\/ad-cdn\.
\/ad-frame\.
\/ad-iframe-wrapper\.
\/ad-inject\/\.*
\/ad-leaderboard\.
\/ad-loader-frame\.
\/ad-server\/\.*
\/ad-top-fr\.
\/ad-topbanner-single\.
\/ad-vertical-single\.
\/ad\.asp\?
\/ad\.aspx
\/ad\.cgi\?
\/ad\.html
\/ad\.jsp\?
\/ad\.mason\?
\/ad\.php\?
\/ad\.pl\?z
\/ad\/\?id\=
\/ad\/adtech
\/ad\/banner
\/ad\/code
\/ad\/common
\/ad\/frame
\/ad\/google
\/ad\/header
\/ad\/img\/\.*
\/ad\/inad
\/ad\/init
\/ad\/lrec
\/ad\/mercury
\/ad\/mrec
\/ad\/script\/\.*
\/ad\/serve
\/ad\/skyscraper
\/ad\/sponsor
\/ad\/text
\/ad\/view
\/ad\/wr\.php
\/ad160\.php
\/ad1x1home\.
\/ad2\.aspx
\/ad2\.html
\/ad350\.html
\/ad728\.php
\/ad728x15\.
\/ad\?count\=
\/ad_banner_left\/\.*
\/ad_banner_right\/\.*
\/ad_configuration\.
\/ad_creatives\.
\/ad_feed\.js\?
\/ad_forum_
\/ad_frame\.
\/ad_functions\.
\/ad_holder\/\.*
\/ad_iframe\.
\/ad_iframe_
\/ad_insert\.
\/ad_js\.php
\/ad_label_
\/ad_left\.
\/ad_legend_h\.
\/ad_manager\.
\/ad_notice\.
\/ad_page_frame\.
\/ad_rectangle_
\/ad_refresher\.
\/ad_reloader_
\/ad_right\.
\/ad_serv\.
\/ad_serve\.
\/ad_server\.
\/ad_server\/\.*
\/ad_sizes\=
\/ad_sky\.
\/ad_space\.
\/ad_square\.
\/ad_supertile\/\.*
\/ad_tag_
\/ad_tile\/\.*
\/ad_top\.
\/ad_vert\.
\/ad_view_
\/adbot_promos\/\.*
\/adbox\.gif
\/adbrite\.
\/adbureau\.
\/adchannel_
\/adclick\.
\/adclient\.
\/adclient\/\.*
\/adcode\.
\/adcodes\/\.*
\/adconfig\.js
\/adconfig\.xml\?
\/adconfig\/\.*
\/adcontent\.
\/adcreative\.
\/adcycle\.
\/adcycle\/\.*
\/addyn\/3\.0\/\.*
\/adengage1\.
\/adengage_
\/adengine\/\.*
\/adexclude\/\.*
\/adf\.cgi\?
\/adfarm\.
\/adfetch\?
\/adfetcher\?
\/adfooter\.
\/adframe\.
\/adframe\/\.*
\/adframe\?
\/adframe_
\/adfshow\?
\/adfunction\.
\/adfunctions\.
\/adgraphics\/\.*
\/adguru\.
\/adheader\.
\/adhomepage\.jsp
\/adhtml\/\.*
\/adiframe\.
\/adiframe\/\.*
\/adimage\.aspx
\/adimage\.php\?
\/adimages\.
\/adimages\/\.*
\/adindex\/\.*
\/adinjector\.
\/adinsert\.
\/adinterax\.
\/adjs\.php\?
\/adjsmp\.php\?
\/adlabel\.
\/adlabel_
\/adlayer\.php\?
\/adlayer\/\.*
\/adleader\.
\/adlink\.
\/adlink_
\/adlinks\.
\/adm\/ad\/\.*
\/adman\.js
\/adman\/www\/\.*
\/admanagement\/\.*
\/admanagementadvanced\.
\/admanager\.
\/admanager\/\.*
\/admanager3\.
\/admanagerstatus\/\.*
\/admaster\.
\/admaster\?
\/admedia\.
\/adnetwork\.
\/adng\.html
\/adonline\.
\/adpage\.
\/adpeeps\.
\/adpeeps\/\.*
\/adplayer\.
\/adplayer\/\.*
\/adplugin\.
\/adpoint\.
\/adpopup\.
\/adproducts\/\.*
\/adproxy\.
\/adproxy\/\.*
\/adrelated\.
\/adreload\?
\/adremote\.
\/adrevenue\/\.*
\/adrevolver\/\.*
\/adrolays\.
\/adroot\/\.*
\/adrot\.js
\/adruptive\.
\/ads-1\.js
\/ads-2\.js
\/ads-banner\.
\/ads-leader\|
\/ads-rec\|
\/ads-service\.
\/ads-sky\|
\/ads\.dll\/\.*
\/ads\.htm
\/ads\.php\?
\/ads\/acctid
\/ads\/ad-
\/ads\/common\/\.*
\/ads\/frame
\/ads\/freewheel\/\.*
\/ads\/html
\/ads\/interstitial\/\.*
\/ads\/java
\/ads\/labels\/\.*
\/ads\/pa\/\.*
\/ads\/paid
\/ads\/right
\/ads\/text
\/ads\/top
\/ads\/www
\/ads2\.php
\/ads2_2\.
\/ads_iframe\.
\/ads_php\/\.*
\/ads_reporting\/\.*
\/ads_v2\.
\/ads_yahoo\.
\/adsadclient31\.
\/adsadview\.
\/adsatt\.
\/adsbanner\.
\/adscluster\.
\/adscontent2\.
\/adscript\.
\/adscripts\/\.*
\/adsearch\.
\/adsense\.
\/adsense\/\.*
\/adsense23\.
\/adsense24\.
\/adsense_
\/adserve\/\.*
\/adserver\.
\/adserver\/\.*
\/adserver2\.
\/adserver2\/\.*
\/adserver\?
\/adserver_
\/adservice\|
\/adserving\.
\/adsfac\.
\/adsfolder\/\.*
\/adshandler\.
\/adsheader\.
\/adshow\?
\/adsiframe\/\.*
\/adsimage\/\.*
\/adsinclude\.
\/adsinsert\.
\/adsky\.php
\/adslots\.
\/adslug_
\/adsmanagement\/\.*
\/adsmanager\/\.*
\/adsnew\.
\/adsonar\.
\/adspace\.
\/adsponsor\.
\/adspro\/\.*
\/adsremote\.
\/adsreporting\/\.*
\/adssrv\.
\/adstorage\.
\/adstream\.
\/adstream_nx\.
\/adswap\.
\/adswap\/\.*
\/adsync\/\.*
\/adsyndication\.
\/adsystem\/\.*
\/adtago\.
\/adtags\.
\/adtags\/\.*
\/adtagtranslator\.
\/adtech\.
\/adtech\/\.*
\/adtech;
\/adtech_
\/adtext\.
\/adtext_
\/adtology\.
\/adtop\.js
\/adtrack\/\.*
\/adtraff\.
\/adtype\.php\?
\/adunit\.
\/adunits\/\.*
\/advert\.
\/advert\/\.*
\/advert\?
\/advert_
\/advertise\.
\/advertise\/\.*
\/advertisement-
\/advertisement\.
\/advertisement_
\/advertisements\/\.*
\/advertisementview\/\.*
\/advertising\.
\/advertising\/\.*
\/advertisingmanual\.
\/advertisment\.
\/advertize_on_
\/advertorials\/\.*
\/advertpro\/\.*
\/adverts\.
\/adverts\/\.*
\/adverts_
\/adview\.
\/adviewer\.
\/advision\.
\/advt\.gif
\/adworks\.
\/adworks\/\.*
\/adwrapper\/\.*
\/adwrapperiframe\.
\/aff_frame\.
\/affad\?q\=
\/affads\/\.*
\/affilatebanner\.
\/affiliate\.*\.php\?
\/affiliate\/banners\/\.*
\/affiliate_banners\/\.*
\/affiliatebanners\/\.*
\/affiliates\.\.*\.aspx\?
\/affiliates\/banner
\/affiliatewiz\/\.*
\/affiliationcash\.
\/afimages\.
\/afr\.php\?
\/ajax\/ads\/\.*
\/ajrotator\/\.*
\/ajs\.php\?
\/ak\/ads\/\.*
\/annonser\/\.*
\/api\/ads\/\.*
\/app\/ads\.js
\/article_ad\.
\/aseadnshow\.
\/audioads\/\.*
\/auto_ad_change\.
\/ban_m\.php\?
\/banimpress\.
\/banman\.asp\?
\/banman\/\.*
\/banner\/affiliate\/\.*
\/banner_ad\.
\/banner_ad_
\/banner_ads\.
\/banner_ads_
\/banner_control\.php\?
\/banner_db\.php\?
\/banner_file\.php\?
\/banner_js\.\.*\?
\/banner_management\/\.*
\/banner_skyscraper\.
\/bannerad\.
\/bannerads-
\/banneradviva\.
\/bannercode\.php
\/bannerfarm\/\.*
\/bannerframe\.\.*\?
\/bannermanager\/\.*
\/bannermedia\/\.*
\/bannerrotation\.
\/banners\.\.*\&iframe\=
\/banners\/affiliate\/\.*
\/banners_rotation\.
\/bannerscript\/\.*
\/bannerserver\/\.*
\/bannersyndication\.
\/bannerview\.\.*\?
\/bannery\/\.*\?banner\=
\/baselinead\.
\/behaviorads\/\.*
\/bg_ads_
\/bigboxad\.
\/bkgrndads\/\.*
\/blogad_
\/blogads\.
\/blogads3\/\.*
\/bmndoubleclickad\.
\/bnrsrv\.\.*\?
\/boomad\.
\/bottomad\/\.*
\/br_ad_courier\.
\/butler\.php\?type\=
\/buttonads\.
\/buyclicks\/\.*
\/bw_adsys\.
\/bytemark_ad\.
\/cashad\.
\/cashad2\.
\/central\/ads\/\.*
\/cgi-bin\/ads\/\.*
\/chitika-ad\?
\/circads\.
\/cnnslads\.
\/commercial_top\.
\/commercials\/\.*
\/common\/ad\/\.*
\/common\/ads\/\.*
\/contentad\|
\/contextad\.
\/controller\/ads\/\.*
\/corner_ads\/\.*
\/cpxads\.
\/ctamlive160x160\.
\/customad\.
\/cvs\/ads\/\.*
\/dart_ads\/\.*
\/dartads\.
\/dc_ads\.
\/dcloadads\/\.*
\/deliver\.nmi\?
\/deliverad\/\.*
\/deliverjs\.nmi\?
\/delivery\/ag\.php
\/descpopup\.js
\/direct_ads\.
\/directads\.
\/displayad\.
\/displayads\/\.*
\/dj_ad\.js
\/dne_ad\.
\/dnsads\.html\?
\/doors\/ads\/\.*
\/doubleclick\.phpi\?
\/doubleclick\/iframe\.
\/doubleclickcontainer\.
\/doubleclicktag\.
\/drawad\.php\?
\/dsg\/bnn\/\.*
\/dt\.cms\.ad\.page\.
\/dyn_banner\.
\/dyn_banners_
\/dynamicad\?
\/dynamiccsad\?
\/dynbanner\/flash\/\.*
\/ebay_ads\/\.*
\/emailads\/\.*
\/external\/ad\.js
\/eyewondermanagement\.
\/fatads\.
\/featuredadshome\.
\/files\/ads\/\.*
\/fimserve\.
\/flash\/ads\/\.*
\/flashads\.
\/flashads\/\.*
\/footad-
\/footer_ad_include\.
\/fuseads\/\.*
\/gamersad\.
\/get-ad\.php\?
\/get_player_ads_
\/getad\.php\?
\/getad\.php\|
\/getad\?n\=
\/getadframe\.
\/getadvertimageservlet\?
\/getarticleadvertimageservlet\?
\/getbanner\.cfm\?
\/getsponslinks\.
\/getsponslinksauto\.
\/getvideoad\.
\/gfx\/ads\/\.*
\/glam_ads\.
\/google-ad\?
\/google-ads\.
\/google-adsense-
\/google-adsense\.
\/google_ad_
\/google_ads\.
\/google_ads\/\.*
\/google_adsense_
\/google_afc\.
\/googlead-
\/googlead\.
\/googleadhtml\/\.*
\/googleads-
\/googleads\.js
\/googleads2\.
\/googleads_
\/googleadsense\.
\/gt6skyadtop\.
\/hat_ad_label\.
\/homepage_ads\/\.*
\/houseads\/\.*
\/houseads\?
\/html\.ng\/\.*
\/httpads\/\.*
\/iframe-ads\/\.*
\/iframe\/ad\/\.*
\/iframe_ad\.
\/iframe_ads\/\.*
\/iframe_ads\?
\/iframe_chitika_
\/iframead\.
\/im-ad\/im-
\/images\/ad-
\/images\/ad\/\.*
\/images\/ad_
\/images\/ads-
\/images\/ads\/\.*
\/img\/ad_
\/img\/ads\/\.*
\/inc\/ads\/\.*
\/include\/ads\/\.*
\/includes\/ad_
\/includes\/ads\/\.*
\/inline_ad\.
\/instreamad\/\.*
\/intextads\.
\/invideoad\.
\/ireel\/ad\.*\.jpg
\/iwadsense\.
\/ji_advertise\.
\/jivoxadplayer\.
\/js\.ng\/c
\/js\.ng\/s
\/js\/ad_eo_
\/js\/ads\.js
\/js\/ads\/\.*
\/kredit-ad\.
\/layer-ad\.
\/layer-ads\.
\/layerads_
\/layout\/ads\/\.*
\/leader_ad\.
\/links_sponsored_
\/linkshare\/\.*
\/loadad\.aspx\?
\/m4_advertorials\/\.*
\/m\=advert\/\.*
\/mac-ad\?
\/magic-ads\/\.*
\/main\/ad_
\/mbn_ad\.
\/media\/ads\/\.*
\/megaad\.
\/metaadserver\/\.*
\/miva_ads\.
\/mnetorfad\.js
\/mod_ad\/\.*
\/modules\/ads\/\.*
\/mpumessage\.
\/mstextad\?
\/mtvi_ads_
\/mylayer-ad\/\.*
\/neoads\.
\/new\/ad\/\.*
\/newrightcolad\.
\/news_ad\.
\/newtopmsgad\.
\/nextad\/\.*
\/oasadframe\.
\/oascentral\.
\/oasdefault\/\.*
\/oasisi-\.*\.php\?
\/oasisi\.php\?
\/oiopub-direct\/\.*
\/openads-
\/openads\.
\/openads\/\.*
\/openads2\/\.*
\/openx\/www\/\.*
\/openx_fl\.
\/other\/ads\/\.*
\/overlay_ad_
\/ovt_show\.asp\?
\/page-ads\.
\/pagead\/ads\?\.*_fetch\=
\/pagead\/ads\?\.*_start_delay\=1
\/pageadimg\/\.*
\/pageads\/\.*
\/pageear\.
\/pageear\/\.*
\/pagepeel-
\/pagepeel\.
\/pagepeel\/\.*
\/pagepeelads\.
\/paidlisting\/\.*
\/partnerbanner\.
\/partnerbanner\/\.*
\/peel\.js
\/peel1\.js
\/peelad\/\.*
\/peeljs\.php
\/perfads\.
\/performancingads\/\.*
\/phpads\.
\/phpads\/\.*
\/phpads2\/\.*
\/phpadserver\/\.*
\/phpadsnew\/\.*
\/pilot_ad\.
\/pitattoad\.
\/pix\/ad\/\.*
\/play\/ad\/\.*
\/popads\.
\/popunder\.
\/position\=\.*\/aamsz\=
\/premium_ad\.
\/printads\/\.*
\/processads\.
\/promobuttonad\.
\/promotions\/ads\?
\/protection\/ad\/\.*
\/pub\/ads\/\.*
\/public\/ad\?
\/publicidad\.
\/publicidad\/\.*
\/pyv_watch_request_ad\.
\/questions\/ads\/\.*
\/radopenx\?
\/railads\.
\/random\=\.*\/aamsz\=
\/realmedia\/ads\/\.*
\/reclame\/\.*
\/reklam\.
\/reklama\.
\/relatedads\.
\/requestadvertisement\.
\/requestmyspacead\.
\/rightad\.
\/rotateads\.
\/rotatingpeels\.js
\/rsads\/c
\/rsads\/r
\/scripts\/ad-
\/scripts\/ad\.
\/scripts\/ads\/\.*
\/scripts\/clickjs\.php
\/searchads\/\.*
\/services\/ads\/\.*
\/sevenl_ad\.
\/share\/ads\/\.*
\/shared\/ads\/\.*
\/show_ad\.
\/show_ad_
\/show_ads\.js\?
\/show_ads_
\/show_afs_ads\.
\/showad\.
\/showad\/\.*
\/showads\.
\/showflashad\.
\/showlayer\.
\/sideads\/\.*
\/sideads\|
\/sidebarad\/\.*
\/sidecol_ad\.
\/silver\/ads\/\.*
\/siteads\.
\/siteafs\.txt\?
\/skyad\.php
\/slideinad\.
\/small_ad\.
\/smartad\.
\/socialads\.
\/socialads\/\.*
\/spc\.php\?
\/spcjs\.php\?
\/special-ads\/\.*
\/special_ads\/\.*
\/spo_show\.asp\?
\/sponsimages\/\.*
\/sponslink_
\/sponsor-ad\|
\/sponsorad\.
\/sponsoradds\/\.*
\/sponsorads\/\.*
\/sponsored_links_
\/sponsored_text\.
\/sponsoredlinks\.
\/sponsoredlinks\/\.*
\/square-ads\/\.*
\/squaread\.
\/static\/ad_
\/static\/ads\/\.*
\/stickyad\.
\/storage\/ads\/\.*
\/synad2\.
\/system\/ad\/\.*
\/systemad\.
\/systemad_
\/testingad\.
\/textad\.
\/textad\?
\/textads\/\.*
\/textads_
\/thirdparty\/ad\/\.*
\/tii_ads\.
\/tikilink\?
\/tmo\/ads\/\.*
\/toolkitads\.
\/top_ads\/\.*
\/trackads\/\.*
\/tracked_ad\.
\/tradead_
\/tribalad\.
\/ttz_ad\.
\/tx_macinabanners\/\.*
\/valueclick\.
\/vclkads\.
\/video\/ads\/\.*
\/video_ad\.
\/video_ad_right\.
\/videoad\.
\/videoads\.
\/videoads\/\.*
\/videowall-ad\.
\/view\/banner\/\.*\/zone\?zid\=
\/vr-ad\.png
\/vtextads\.
\/webad\?a
\/webadimg\/\.*
\/webads\.
\/webads_
\/webadverts\/\.*
\/wipeads\/\.*
\/wp-content\/ads\/\.*
\/wp-srv\/ad\/\.*
\/wpads\/iframe\.
\/writelayerad\.
\/www\/delivery\/\.*
\/xmladparser\.
\/your-ad\.
\/ysmads\.
\/zanox\/banner\/\.*
\/zanox_ad\/\.*
8080\/ads\/
\?\.*\&ad_keyword\=
\?\.*\&adname\=
\?\.*\&adspace\=
\?\.*\&clientype\=\.*\&adid\=
\?\.*\&google_adpage\=
\?\.*\&googleadword\=
\?ad_ids\=\.*\&referer\=
\?ad_type\=
\?ad_width\=
\?adarea\=
\?adclass\=
\?adpage\=
\?adtype\=
\?advertising\=
\?advtile\=
\?file\=ads\&
\?getad\=\&
_ad\.aspx
_ad\.php\?
_ad_big\.
_ad_code\.
_ads\.php\?
_adserve\/
_advert1\.
_box_ads\/
_buttonad\.
_companionad\.
_custom_ad_sets\.
_dynamicads\/
_overlay_ad\.
_topad\.php
_videoad\.
a\/adx\.js
d\/adx\.js
e\/adx\.js
e\/js\.ng\/
e\/js_ng\/
k\/ads\.pl
m\/adbox\/
m\/ads\.pl
m\/adx\.js
m\/js\.ng\/
m\/topads\|
n\/adx\.js
r\/ad\.htm
s\/adx\.js
t\/adx\.js
u\/adx\.js
z\/adx\.js
Tambahkan baris Rule pada squid.conf kalian.
# BLOCKADSWOKO
acl iklan url_regex -i "/etc/squid/ads.block"
deny_info http://lusca.indolini.org/fill.png iklan
http_access deny iklan
Bila sudah, simpan editan kalian. Dan lakukan perintah berikut:
squid -k parse
Kemudian perintah
squid -k reconfigure
Nah selesai. Silahkan coba buka **kompas.com** atau **detik.com** di browser selain firefox lalu bandingkan sebelum dan sesudah memakai squid.

Semoga bermanfaat.
Salam : admin@situsewoko
Selasa, 21 Agustus 2012

[Sharing] Perbedaan Squid Dengan Lusca

Sebelumnya, saya mau mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H. Beberapa hari lagi sibuk nih, jadi belum sempet posting lagi. Oke kali ini, sesuai judul, saya mau posting sdikit informasi, tentang Perbedaan Squid dan Lusca, Oke. Berikut kira-kira perbedaan berdasarkan beberapa jenis.

Berdasarkan Package nya, Perbedaannya adalah:
lusca : menggunakan perl versi perl squid v.perl-5.12.3 Lusca perl-5.10.1.
squid : menggunakan ldap  sedangkan lusca tidak menggunakan
Nah berdasarkan kelebihan dan kekurangannya:
squid : Termnasuk masih bahan mentah kalau untuk cache proxy, belum di tunning dsb.
Lusca : kalo buat cache lusca sudah berbentuk barang jadi artinya tinggal pakai langsung jalan, Atau bisa disebut juga versi modding dari squid itu sendiri
Sedikit informasi saja, mungkin dari sobat ada yang ingin menambahkan, silahkan postkan di komentar di bawah ini. Terima Kasih. Semoga Bermanfaat.
Selasa, 14 Agustus 2012

[Tutorial] Sembunyikan Status Proxy Server Kita

Ingin menyembunyikan status proxy server kita? mungkin dari judul di atas terkesan membingungkan, Oke sekarang akan saya jelaskan sedikit, Begini kronologinya.

[Tutorial] Sembunyikan Status Proxy Server Kita


Ketika kita menggunakan proxy server kita baik di warnet, ISP, maupun semua bentuk penggunaan proxy server baik itu lusca maupun squid. Kadang kita mulai cek IP Address kita melalui situs seperti Whatsmyip. Nah bila kita menggunakan proxy, maka di sana akan terdeteksi nama proxy server kita. Pertanyaannya. Apakah kita bisa menyembunyikannya ? Jawab: Iya bisa. Dan sangat bisa. Oke tidak usah panjang lebar, mari kita coba aplikasikan semua ini pada mesin proxy kita.

Siapkan dulu mesin proxy kita yanng aktif dan saya asumsikan sobat sudah berada di menu sebagai root / super user dari mesin tersebut. Oke kita lanjutkan. Kemudian silahkan ketikan perintah pengeditan file squid.conf.
#nano /etc/squid/squid.conf

Lalu pastekan kode berikut ini :

#hidden proxy
header_access X-Forwarded-For deny all
header_access Proxy-Connection deny all
header_access X-Forwarded-For deny all
header_access Connection deny all
header_access Via deny all

Oke silahkan kemudian restart mesin proxy sobat, atau ketikan perintah brikut

#/etc/init.d/squid restart

Sekarang silahkan cek pada situs ini : http://www.whatismyip.com/ semoga berhasil dan semoga bermanfaat, bila masih belum berhasil silahkan poskan komentar pertanyaan sobat di bawah ini.
Rabu, 08 Agustus 2012

[Example] Konfigurasi File Squid.conf Untuk Lusca Head Proxy

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.
Jumat, 03 Agustus 2012

Tutorial Partisi Harddisk Baru untuk Cache Dir Proxy Lusca

Tutorial Partisi Harddisk Baru untuk Cache Dir Proxy Lusca
Selamat tengah malam sobat, lama tidak posting yang berbau-bau proxy hehehe. Oke kali ini saya mau berbagi tentang Partisi Harddisk Baru untuk Cache Direktori Proxy Lusca. Ikuti langkah-langkah berikut di bawah ini ya sobat.

Pertama dilakukan jelas, Pastikan harddisk baru sobat sudah terpasang di PC Proxy Lusca sobat, Pastikan dengan cara cek pada BIOS PC Proxy sobat. Tidak perlu saya ceritakan panjang lebar tentang proses ini.

Kedua silahkan hidupkan PC Proxy sobat seperti biasa, sampai muncul menu Login. Masukan username dan password root sobat. Atau bila sudah login dengan user, silahkan ketikan perintah berikut:
#sudo su
Ketiga, silahkan ketikan perintah berikut ini untuk melihat partisi harddisk pada Mesin Proxy sobat.
#fdisk -l
Biasanya akan muncul seperti ini : /dev/sdb (ini harddisk yang baru yang dipasang). Baik lanngkah berikutnya adalah mem-Format harddisk tersebut. ketikan perintah berikut :
apt-get install reiserfsprogs
mkfs.reiserfs -f /dev/sdb
Langkah keempat, Membuat partisi Harddisk , berikut perintah-perintahnya :
fdisk /dev/sdb
Tekan tombol "n" untuk membuat partisi, tekan tombol "e" untuk membuat extended partition, First sector :(Tekan tombol ENTER), Last sector :(Tekan tombol ENTER), tekan tombol "n" lagi untuk membuat partisi
tekan tombol "l" untuk membuat partisi logical, Partition number : (Tekan tombol ENTER), First sector :(Tekan tombol ENTER), Last sector :masukkan angka +30GB (artinya memberi size 30GB untuk partisi logical 1). Dan lanjutkan untuk membuat partisi Logicalnya. Tekan tombol "w" untuk menyimpan perubahan

Contoh sobat buat dua Partisi sebagai berikut dan lakukan perintah format untuk partisi baru ini.
mkfs.reiserfs /dev/sdb5
mkfs.reiserfs /dev/sdb6
Kelima, buat folder baru untuk cache direktorinya,
mkdir /cache5
mkdir /cache6
Kita buat permisi pada folder tersebut.
chown -R proxy:proxy /cache5
chown -R proxy:proxy /cache6
Langkah terakhir, kita mount partisi tersebut pada Linux kita.
mount /dev/sdb5 /cache5
mount /dev/sdb6 /cache6
 Terakhir, silahkan buka filse squid.conf pada linux sobat, dan tambahkan pada baris berikut, cari baris "cache_dir" tanpa tanda petik, dan tambahkan di bawah kalimat tersebut, sesuaikan dengan cache dir sobat.

Terima Kasih. Semoga bermanfaat. :)

 
Minggu, 29 Juli 2012

[Example] Penggunaan Port Forwarding pada Mikrotik

[Example] Penggunaan Port Forwarding pada Mikrotik
Port Forwarding itu sendiri adalah semacam PAT (Port Address Translation) atau NAPT (Network Address and Port Translation). Sebagai contoh simpel, kita akan mengakses sebuah PC Proxy dengan IP Lokal : 192.168.1.1/24 akan kita akses melalui jaringan luar, atau publik, dalam hal ini kita akan mengakses melalui IP Publik modem kita. Kita mulai saja beberapa langkah mudah, ketika kita akan mengakses sebuah PC tersebut melalui jaringan internet. Berikut aturannya:

Kita akan mengakses PC Proxy dengan IP Lokal 192.168.1.1 dengan Port SSH: 22 , kita akan mengakses melalui putty, putty itu sendiri adalah sebuah aplikasi gratis untuk mengakases ssh, sobat bisa download di http://putty.org. Lanjut, kita mulai masuk ke terminal Mikrotik kita. Setelah berhasil Login, kemudian sobat masukan pertintah berikut:

/ip firewall nat add chain=dstnat dst-address=118.88.88.55 protocol=tcp dst-port=5900 action=dst-nat to-addresses=192.168.1.1 to-ports=22
Dari perintah di atas, kita dapat menerjemahkan sebagai berikut, Bila kita mengakses 118.88.88.55:5900 maka kita akan di teruskan ke 192.168.1.1:22, nah sobat bisa mencobanya, jangan lupa ganti IP di atas dengan kondisi jaringan sobat di rumah semua. Selebihnya bila ada pertanyaan, silahkan sobat poskan di kolom komentar.

Semoga bermanfaat.

Kamis, 19 Juli 2012

[Tutorial] Instalasi Squid + Lusca dan Konfigurasinya

Squid LUSCA adalah squid yang mampu menyimpan cache video selain menyimpan cache web biasa. Setelah anda menginstal ubuntu server, langkah selanjutnya adalah dengan mengupgrade ubuntu kita dan menginstal squid+LUSCA.

Squid + Lusca




Setelah login ke ubuntu server dengan memakai hak akses login dan pasword admin anda, kita masuk ke direktori root dengan mengetikan :
#sudo su
kemudian masukan kembali username dan pasword anda. setelah masuk ke root directori, selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut dengan mengetikan di console ubuntu anda.
# sudo apt-get update
# sudo apt-get install squid
# sudo apt-get install squid squidclient squid-cgi
# sudo apt-get install gcc
# sudo apt-get install build-essential
# sudo apt-get install sharutils
# sudo apt-get install ccze
# sudo apt-get install libzip-dev
# sudo apt-get install automake1.9
Mungkin membutuhkan banyak waktu sampai update dan proses instal diatas selesai, dan tergantung kecepatan internet anda.
Setelah proses selesai kemudian download LUSCA dengan cara mengetikan di console ubuntu anda :
#wget http://lusca-cache.googlecode.com/files/LUSCA_HEAD-r14756.tar.gz
Extract LUSCA yang telah di download tadi :
#tar xvf LUSCA_HEAD-r14756.tar.gz
Masuk ke direktori LUSCA :
#cd LUSCA_HEAD-r14756
Sebelum mengompile LUSCA, lakukan perintah dibawah ini :
#./bootstrap.sh
Mengompile LUSCA, copas perintah dibawah ini :
./configure --prefix=/usr --exec_prefix=/usr --bindir=/usr/sbin --sbindir=/usr/sbin --libexecdir=/usr/lib/squid
--sysconfdir=/etc/squid \
--localstatedir=/var/spool/squid --datadir=/usr/share/squid --enable-http-gzip --enable-async-io=24 --with-aufs-threads=24
--with-pthreads --enable-storeio=aufs \
--enable-linux-netfilter --enable-arp-acl --enable-epoll --enable-removal-policies=heap --with-aio --with-dl --enable-snmp \
--enable-delay-pools --enable-htcp --enable-cache-digests --disable-unlinkd --enable-large-cache-files --with-large-files \
--enable-err-languages=English --enable-default-err-language=English --with-maxfd=65536
Setelah proses compile selesai, lakukan peritah dibawah :
# make
# make install
Setelah proses diatas selesai, berarti anda sudah berhasil menginstal squid+LUSCA di ubuntu server anda. tetapi sebelum mengaktifkan squid lusca anda, ada hal-hal yang harus di edit:
1. Copy squid.conf dan storeurl.pl ke folder /etc/squid dalam ubuntu server anda.
2. Edit squid.conf dan sesuaikan dengan jaringan anda
3. edit Aufs di file squid.conf anda
Dalam mengupload atau mengcopikan file squid.conf dan mengeditnya, ada berbagai cara diantaranya yaitu dengan cara remote ubuntu kita dengan memakai winscp dan putty. Supaya file-file dalam folder /etc/squid di ubuntu anda bisa di copas dan di edit, kita harus memberikan permission dulu pada folder dan file tersebut stop dulu squid anda dengan cara :
#sudo /etc/init.d/squid stop
Berikan permision pada folder dan file di /etc/squid :
#chmod 777 /etc/squid
#chmod 777 /etc/squid/squid.conf
#chmod 777 /etc/squid/storeurl.pl
Selanjutnya copas file-file yang dibutuhkan yang telah di download tadi kedalam folder /etc/squid yang ada didalam ubuntu server anda kemudian edit squid.conf dan sesuaikan dengan jaringan anda. Jangan lupa edit juga aufs yang ada di squid.conf. perhitungan ufs disesuaikan dengan besarnya ukuran masing-masing cache yang anda gunakan. cara perhitungan aufs adalah :
(((x / y) / 256) / 256) * 2
x=besarnya partisi untuk /cache dalam KB
z=Number of directories per first level directory
Contoh :

Apabila cache kita berukuran 30Gb=30000000Kb
30,000,000 / 13 = 2307692.3 / 256 = 19014.5 / 256 = 35.2 * 2 = 70
Jadi angka buat L1nya adalah 70. berarti setingan aufs pada squid.conf anda adalah :
cache_dir aufs 30000 70 256
Setelah selesai mengedit squid.conf langkah selanjutnya adalah memberikan permission kepada partisi hardisk cache yang kita pakai, yaitu dengan cara:
#chown proxy:proxy /cache1
#chown proxy:proxy /cache2
#chown proxy:proxy /cache3
#chown proxy:proxy /var/log/squid/access.log
#chown proxy:proxy /etc/squid/storeurl.pl
#chmod 777 /cache1
#chmod 777 /cache2
#chmod 777 /cache3
#squid -f /etc/squid/squid.conf –z
Restart squid ada
#sudo /etc/init.d/squid restart
Kemudian PC sobat :
#reboot
Selesai, dan dilahkan sobat coba browse ke http://www.speedtest.net . Terimakasih.
Sumber : Berbagai sumber
 

Komentar Terbaru

Pengarsipan

Info Blog

Free counters! SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Technology TopBlogIndonesia.com
W3 Directory - the World Wide Web Directory Copyrighted.com Registered & Protected 
QCFX-QQBN-4UEU-RIOH
Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]