Latest Updates
Setting Router
Tampilkan postingan dengan label Debian Server. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Debian Server. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 April 2016

[TUTORIAL] VPN Server Pada Debian Server

[TUTORIAL] VPN Server Pada Debian Server


VPN Server
Virtual Private Networking adalah suatu metode yang digunakan untuk menghubungkan sebuah Local Area Network (LAN) menggunakan media yang Internet. Prinsipnya adalah membuat tunnel / terowongan, yang bersifat end to end structure. Sehingga bisa menghubungkan jaringan Lokal. 

Proses Instalasi
Aplikasi yang paling popular untuk VPN Server yaitu pptpd dan openvpn. Ulasan di bawah ini menggunakan PPTP.

# apt-get install pptpd

Konfigurasi VPN Server
Sebelumnya VPN Server membutuhkan minimal dua (2) Interface Ethernet. Satu mengarah ke jaringan Lokal, dan yang lain mengarah ke jaringan Internet. Untuk jaringan Internet, VPN Server harus menggunakan IP Public, agar bisa diakses dari mana saja.

Konfigurasi untuk VPN Server, terletak pada file pptpd.conf.
# nano /etc/pptpd.conf
#. . .
localip 192.168.12.1 #ip untuk vpn server
remoteip 192.168.12.100-200,192.168.12.245 #range ip untuk vpn client
# or
# localip 192.168.2.0
# remoteip 192.168.2.2-238,192.168.2.245
#. . .

Membuat user dan password untuk VPN Client, agar bisa terkoneksi ke VPN server.
# nano /etc/ppp/chap-secrets
# Secrets for authentication using CHAP
# client server secret IP addresses
faldy pptpd faldy123 *
ipul pptpd ipul123 *
# /etc/init.d/pptpd restart

Pengujian

Network Connection > pilih Connect to My Workplace > Pilih Virtual Private Network . 
Selamat Mencoba.

Sumber : http://itnetworkingsupport2012.blogspot.co.id/2012/09/install-vpn-server-debian-605.html

Rabu, 16 September 2015

[INFO] Pengertian Server Dalam Jaringan Komputer

[INFO] Pengertian Server Dalam Jaringan Komputer

Sebelumnya Admin ingin menyampaikan bahwa postingan ini hanya edukasi atau media pendidikan dan pengetahuan, sesederhana apakah server itu secara garis besar bisa sobat baca di bawah ini.
Mail Server
Adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa http://FTP.

DHCP Server
DHCP merupakan singkatan dari Dinamyc Host Configuration Protocol adalah sebuah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. komputer yang memberikan nomor IP inilah yang disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang melakukan request disebut DHCP Client.
fungsi DHCP

Seperti yang sudah diterangkan. fungsi DHCP ini adalah dapat memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang melakukan request.

Web Server
Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Salah satu server web yang terkenal di linux adalah Apache. Apache merupakan server web antar platform yang dapat berjalan di beberapa platform seperti linux dan windows. Web Server juga merupakan sebuah komputer yang menyediakan layanan untuk internet. Server disebut juga dengan host. Agar anda dapat memasukkan web yang anda rancang ke dalam internet, maka anda harus memiliki ruangan terlebih dahulu dalam internet, dan ruangan ini disediakan oleh server. Itulah yang disebut Web Server..

DNS Server
Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.

FTP Server
FtP adalah File Transfer Protocol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP.

Dua hal yang penting dalam FTP adalah FTP Server dan FTP Client.
FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client.

FTP client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan permission yang diberikan oleh FTP server.

Tujuan dari FTP server adalah sebagai berikut :
• Untuk tujuan sharing data
• Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer
• Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user
• Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien

Proxy Server
Proxy server bekerja dengan menjembatani komputer ke Internet. Program Internet seperti browser, download manager dan lain-lain berhubungan dengan proxy server, dan proxy server tersebut yang akan berkomunikasi dengan server lain di Internet.

Proxy – Teknik proxy & Proxy Server adalah teknik yang standar untuk akses Internet secara bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus dalam sebuah Local Area Network (LAN) melalui sebuah modem atau sebuah saluran komunikasi. Istilah Proxy sendiri banyak dikenal / digunakan terutama di dunia / kalangan diplomatik. Secara sederhana proxy adalah seseorang / lembaga yang bertindak sebagai perantara atau atas nama dari orang lain / lembaga / negara lain. 

Sumber: Berbagai Sumber.
Rabu, 01 Oktober 2014

[TIPS] IPTABLES untuk Transparan Squid Proxy Server Debian

[TIPS] IPTABLES untuk Transparan Squid Proxy Server Debian 6
Oke sobat, postingan kali ini hanya akan membahas tentang "Transparan Proxy Pada Debian 6" yang dari sekian banyak percobaan ada beberapa revisi yang harus di benamkan lagi pada mesin Debian kalian. Transparan proxy sendiri berfungsi, user tidak perlu lagi mengatur manual proxy pada setiap browser, karena semua paket tertentu telah di belokkan memalui script IPTABLES itu sendiri.

Revisi apa yang harus dilakukan untuk membuat transparan proxy itu berjalan sesuai dengan keinginan? Oke langsung saja pahami script di bawah ini:

Langsung saja, sebagai gambaran kalian telah melakukan konfigurasi Router dengan Baik.
    Load DVD Debian
Kita lakukan instalasi:
    apt-get install squid -y
Lakukan penyetingan pada squid:
    pico /etc/squid/squid.conf
Cari kata http_port 3128 dengan cara menekan tombol Ctrl+w, lalu tulis http_port 3128 kemudian enter, tambahkan pada kata “transaparent”
    http_port 3128  Transparent
Seting untuk memperbolehkan ip 192.168.12.x (ip client) untuk mengakses
Hilangkan tanda pagar (#) pada kata :
    http_access localnet
tambahkan pada kata-kata visible_hostname dengan nama peserta@www.smkn1tbt.sch.id
    visible_hostname admin@www.smkn1tbt.sch.id
membuat nama cache manager
    cache_mgr admin@smkn1tbt.sch.id
block situs (youtube,facebook)
blok situs kita kali ini menggunakan keyword, dengan reguler expresi (regex), tambahkan acl pada access controllist.
    acl dilarang url_regex -i “/etc/squid/blok.txt”
    http_access deny dilarang
setelah itu masukkan keyword yang di block ke dalam file /etc/squid/blok.txt
    pico /etc/squid/blok.txt
Ttulis kan kata youtube, facebook lalu simpan.
Terakhir kita masukkan rule untuk mendirect port 80 ke port 3128 pada /etc/rc.local
    iptables -t nat -A PREROUTING -i eth1 -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128
Reboot mesin debian 6 anda. Silahkan lakukan browsing pada sisi user, check pada mesin debian 6 anda dengan mengetikan :
tail -f /var/log/squid/cache.log

Sekian dan semoga bermanfaat.

Selasa, 11 Februari 2014

Install DHCP Server Debian English Version

Install DHCP Server Debian English Version

Installing DHCP Server
#apt-get install dhcp3-server
Once you press enter installation will start it will ask you some questions just you need to click ok for all three times

Configuring DHCP server

The main Configuration file for DHCP server is /etc/dhcp3/dhcpd.conf

Before doing any changes take backup copy of this file and add the following lines
option domain-name "test1.com";
option domain-name-servers 192.0.0.1, 194.2.0.50;
option routers 192.0.0.151;
default-lease-time 3600;
subnet 192.0.0.0 netmask 255.255.255.0 {
arrange 192.0.0.200 192.0.0.254;
}
Each one of the above line is explained below

first line provides the name field for the clients, second line gives DNS for for the clients, third one is for router ip,fourth one is lease time fifth line is subnet and netmask details, sixth line is ipaddress range for your clients

If you want more details in dhcpd.conf file check the man page of this file

If you want to configure static ipaddress for some machines follow this
host hostname {
hardware ethernet 00:B0:CF:8B:49:37;
fixed-address 192.0.0.19;
}
Each one of the above line is explained below

First line name of the host you want to configure static ip address,second one is MAC address of that perticular machine,if you want to find the MAC address of that machine you need to run the "ifconfig" command,third one is ipaddress you want to assign to that perticular machine.

You need to restart the DHCP daemon to take effect of your new changes.
#/etc/init.d/dhcp3-server restart
If it restarts without any errors your configuration is correct. If you get any errors you need to check the log files for more error information
#tail /var/log/messages
The following file give you the complete details about the DHCP clients connecting to the DHCP server this details includes the following

IP address of the client machine
MAC address of the client machine
Name of the client machine
Beginning and ending of ipaddress lease time

Kamis, 06 Februari 2014

[Tutorial] Contoh Pembahasan UKK TKJ 2014 Paket 1 Part-1


1. ROUTER
Debian juga dapat digunakan sebagai Router. NAT (Network Address Translation) digunakan untuk menghubungkan antara jaringan local (LAN) dengan jaringan luar (WAN). Metode NAT ini hanya bekerja untuk “Routing Satu Arah”. Atau kita juga dapat menggunakan metode IP Forwarding, untuk “Routing Dua Arah”.
Khusus Debian sebagai router, kita menggunakan topologi yang berbeda. Karena server Debian harus dihadapkan langsung dengan Internet.
a. Konfigurasi IP Address
Untuk membuat Router, dibutuhkan setidaknya minimal dua Ethernet.
debian-server:~# nano /etc/network/interfaces
 # The WAN Interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address 10.10.10.3 #sesuaikan untuk Ip dari Internet
netmask 255.0.0.0
gateway 10.10.10.20

# The LAN Interface
auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.100.1 #sesuaikan untuk Ip Lokal
netmask 255.255.255.192
network 192.168.100.0
broadcast 192.168.100.63
b. Konfigurasi IP Forward
Aktifkan IP FORWARDING, agar transfer data dapat berjalan antara dua jaringan yang berbeda. Ip Forwarding ini berfungsi sama seperti halnya bridge. Namun dalam konsep ini, debian berfungsi menjadi router. Gunakan cara cepatnya serperti berikut.
debian-server:~# echo “1” > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
Namun seperti cara cepat yang lain, konfigurasi di atas akan hilang ketika computer kita restart. Oleh karena itu kita harus mengedit file sysctl.conf agar konfigurasi menjadi tetap.
debian-server:~# nano /etc/sysctl.conf
# Uncomment the next line to enable packet forwarding for IPv4
net.ipv4.ip_forward=1 #hilangkan “#” pada bagian ini
#. . .
debian-server:~# sysctl –p
c. Konfigurasi IPTables
Sedikit konfigurasi IPTABLES, untuk membuat jaringan local menjadi private (NAT).
debian-server:~# iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.100.0/24 -j MASQUERADE
debian-server:~# iptables-save > /etc/iptables
Bersambung....
Minggu, 03 November 2013

Instalasi dan Konfigurasi DNS Server Pada Linux Debian

Instalasi dan Konfigurasi DNS Server Pada Linux Debian

DNS adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.

Fungsi dari DNS
DNS menyediakan pelayanan yang cukup penting untuk Internet, ketika perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat email. ** rumahbilling.com

Langsung saja kita mencoba mempraktekkan tutorial di bawah ini.

1) apt-get install bind9
2) cd /etc/bind
3) nano named.conf.local 
zone "smkn1tbt.sch.id" {
type master;
file "/etc/bind/db.pelita";
};
zone "10.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/db.192";
};
Semua perintah di atas diketikan secara manual. Kemudian simpan dengan cara CTRL+X lalu Y kemudian ENTER

4) cp db.local db.pelita
5) cp db.127 db.192
6) nano db.pelita
;
; BIND data file for local loopback interfaces
;
$TTL 604800
@ IN SOA jurusan.smkn1tbt.sch.id. jurusan.smkn1tbt.sch.id. (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS jurusan.smkn1tbt.sch.id.
@ IN A 192.168.10.8
server IN A 192.168.10.8
Simpan dengan cara CTRL+X lalu Y kemudian ENTER 

9) nano db.192
@ IN SOA jurusan.smkn1tbt.sch.id. jurusan.smkn1tbt.sch.id. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS jurusan.smkn1tbt.sch.id.
2 IN PTR jurusan.smkn1tbt.sch.id.
Simpan dengan cara CTRL+X lalu Y kemudian ENTER 

10) nano /etc/resolv.conf
nameserver 192.168.10.8
nameserver 8.8.8.8
Simpan dengan cara CTRL+X lalu Y kemudian ENTER 

11) /etc/init.d/bind9 restart

Kalau failed atau error coba cek setting dari awal kemungkinan ada kesalahan. Jika success berarti anda berhasil mengkonfigurasi DNS nya.

Untuk memeriksa pada sisi user, dapat menggunakan perintah nslookup di Command Prompt dan sebelumnya. DNS Primary user harus 192.168.10.8
Rabu, 20 Februari 2013

[Tutorial] Konfigurasi IP Address pada Debian

Tutorial ini saya posting untuk melengkapi postingan-postingan yang sudah ada, yaitu instalasi linux debian. Setelah instalasi kita akan melakukan konfigurasi IP Address pada mesin tersebut.

[Tutorial] Konfigurasi IP Address pada Debian


Sedikit informasi, Perbedaan antara user biasa dan super user, ditandai dengan symbol “$” dan “#” pada terminal. Untuk login ke super user gunakan perintah : # su

woko@situse-woko:~$ whoami
woko
woko@situse-woko:~$ su
Password: (masukan password root)
situse-woko:/home/woko# whoami
root
Network Interface Card (NIC) atau Ethernet di linux diberi nama eth0, eth1, eth2, dst. Dan untuk interface Local Loopback diberi nama lo. Untuk mengetahui interface apa saja yang terpasang pada server Debian, gunakan perintah ifconfig berikut.

situse-woko:/home/woko# ifconfig

Kemudian bila eth yang kita harapkan belum muncul padahal bila dilakukan perintah # mii-tool terlihat device eth0, eth1 dst. Maka gunakan perintah berikut ini

situse-woko:/home/woko# ifconfig eth0 up
situse-woko:/home/woko# ifconfig

1. (IP SEMENTARA)

Semua peralatan yang terhubung ke jaringan computer, membutuhkan alamat khusus yang disebut Ip Address. Agar semua peralatan tersebut dapat berhubungan satu sama lain. Oleh sebab itu, Network Interface Card tidak akan berarti apa-apa, jika Ip Address pada interface tersebut tidak diset terlebih dahulu.

Memberi Ip Address pada linux debian tidaklah sulit. Untuk cara cepatnya, gunakan perintah singkat dibawah ini.
situse-woko:/home/woko# ifconfig eth0 192.168.10.1 netmask 255.255.255.0 up
>>untuk mengecek apakah ip address sudah aktif kita bisa cek dengan cara :
situse-woko:/home/woko# ping  192.168.10.1
Kelemahan perintah di atas adalah, jika computer booting ulang, maka konfigurasi Ip Address tersebut akan hilang.

2. (IP PERMANEN)

Untuk itu kita harus mengedit file interfaces, agar konfigurasi tersebut tidak hilang walaupun computer booting ulang. Kita bisa menggunakan aplikasi text editor vim, vi, nano, gedit¸ ataupun yang lainya untuk mengedit file tersebut. Saya sarankan, lebih baik Anda menggunakan editor nano saja.
situse-woko:/home/woko# nano /etc/network/interfaces
Kata auto yang terletak di depan nama suatu interface, menandakan bahwa interface tersebut akan dinyalakan secara otomatis pada saat computer booting. Interface lo tidak memiliki konfigurasi Ip Address, karena lo digunakan sebagai loopback sehingga memiliki Ip Address yang pasti yakni 127.0.0.1. Alamat IP ini digunakan oleh computer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri. Konfigurasi Ip Address untuk ethO harus diberikan secara manual, karena interface tersebut menggunakan IP statis.

Agar konfigurasi tersebut dapat langsung dijalankan, kita harus merestart terlebih dahulu service networking.
situse-woko:/home/woko# /etc/init.d/networking restart
Jika ingin menambahkan interface lagi, tinggal tambahkan script seperti diatas, pada baris paling bawah. Dan ganti etho, menjadi eth1, eth2, eth3, dan seterusnya. Untuk melihat table routing pada linux, gunakan perintah berikut.
situse-woko:/home/woko# route -n

 
Sumber : Berbagai sumber, http://blog.um.ac.id/happynurpw/2012/09/09/instalasi-konfigurasi-debian-6-set-ip-address/

Selasa, 19 Februari 2013

[Tutorial] Transparan Proxy di Debian 5

[Tutorial] Transparan Proxy di Debian 5
Debian Logo

Sedikit ulasan, karena dari beberapa artikel dan percobaan yang saya lakukan, ada sedikit kesimpulan, di sini saya bukan ingin menulis panjang lebar kali tinggi ... hehe.. tapi ingin menulis kesimpulan saya tentang "Bagaimana membuat transparan proxy di Debian".

Transparan Proxy adalah di mana di sisi klien atau user tidak perlu melakukan setting atau pengaturan apapun. Nah beberapa hal yang harus kita lakukan adalah... merubah file squid.conf.

#nano /etc/squid/squid.conf

Cari kalimat berikut: http_port 3128 lalu tambahkan kata transparent pada akhir kalimat. hingga menjadi seperti berikut :

http_port 3128 transparent

Itu langkah awal, kemudian agar dapat terbaca transparan, maka kita harus menambahkan rule untuk iptables sebagai berikut :

iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.50.0/24 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT  --to-ports 3128

Pada IP Address yang berwarna merah, sesuaikan dengan IP User anda. Langkah terakhir menurut saya, transparan proxy akan berjalan jika anda terkoneksi dengan internet.

Oke sekian dulu dari pembahasan saya, bukan pembahasan sih, cuman kesimpulan.
Semoga Bermanfaat.
Selasa, 14 Agustus 2012

[Tutorial] Sembunyikan Status Proxy Server Kita

Ingin menyembunyikan status proxy server kita? mungkin dari judul di atas terkesan membingungkan, Oke sekarang akan saya jelaskan sedikit, Begini kronologinya.

[Tutorial] Sembunyikan Status Proxy Server Kita


Ketika kita menggunakan proxy server kita baik di warnet, ISP, maupun semua bentuk penggunaan proxy server baik itu lusca maupun squid. Kadang kita mulai cek IP Address kita melalui situs seperti Whatsmyip. Nah bila kita menggunakan proxy, maka di sana akan terdeteksi nama proxy server kita. Pertanyaannya. Apakah kita bisa menyembunyikannya ? Jawab: Iya bisa. Dan sangat bisa. Oke tidak usah panjang lebar, mari kita coba aplikasikan semua ini pada mesin proxy kita.

Siapkan dulu mesin proxy kita yanng aktif dan saya asumsikan sobat sudah berada di menu sebagai root / super user dari mesin tersebut. Oke kita lanjutkan. Kemudian silahkan ketikan perintah pengeditan file squid.conf.
#nano /etc/squid/squid.conf

Lalu pastekan kode berikut ini :

#hidden proxy
header_access X-Forwarded-For deny all
header_access Proxy-Connection deny all
header_access X-Forwarded-For deny all
header_access Connection deny all
header_access Via deny all

Oke silahkan kemudian restart mesin proxy sobat, atau ketikan perintah brikut

#/etc/init.d/squid restart

Sekarang silahkan cek pada situs ini : http://www.whatismyip.com/ semoga berhasil dan semoga bermanfaat, bila masih belum berhasil silahkan poskan komentar pertanyaan sobat di bawah ini.
Kamis, 26 Juli 2012

Konfigurasi Ip Address Debian Linux

debian server


Semua peralatan yang terhubung ke jaringan computer, membutuhkan alamat khusus yang disebut Ip Address agar semua peralatan tersebut dapat berhubungan satu sama lain. Oleh sebab itu, Network Interface Card tidak akan berarti apa-apa, jika Ip Address pada interface tersebut tidak diset terlebih dahulu. Memberi Ip Address pada linux debian tidaklah sulit. Untuk cara cepatnya, gunakan perintah singkat dibawah ini.



debian-server:/home/fiki # ifconfig eth0 192.168.10.1 netmask 255.255.255.0 up

Kelemahan perintah di atas adalah, jika computer booting ulang, maka konfigurasi Ip Address tersebut akan hilang. Untuk itu kita harus mengedit file interfaces, agar konfigurasi tersebut tidak hilang walaupun computer booting ulang. Kita bisa menggunakan aplikasi text editor vim, vi, nano, Pico, gedit¸ ataupun yang lainya untuk mengedit file tersebut. Berikut ini saya menggunakan editor nano karena lebih mudah dalam pengoperasianya

debian-server:/home/fiki # nano /etc/network/interfaces

# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).
# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback
# The local network interface
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.10.5
netmask 255.255.255.0
network 192.168.10.0
broadcast 192.168.10.255
gateway 192.168.10.1

Simpan konfigurasi ip address diatas. Tekan ctrl + x --> y --> enter

Kata auto yang terletak di depan nama suatu interface, menandakan bahwa interface tersebut akan dinyalakan secara otomatis pada saat computer booting. Interface lo tidak memiliki konfigurasi Ip Address, karena lo digunakan sebagai loopback sehingga memiliki Ip Address yang pasti yakni 127.0.0.1. Alamat IP ini digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri. Konfigurasi Ip Address untuk ethO harus diberikan secara manual, karena interface tersebut menggunakan IP statis.

Agar konfigurasi tersebut dapat langsung dijalankan, kita harus merestart terlebih dahulu service networking.

debian-server:/home/fiki# /etc/init.d/networking restart

coba ping ip yang kita buat tadi bila reply berarti konfigurasi anda benar.

debian-server:/home/fiki#ping 192.168.10.1

Jika ingin menambahkan interface lagi, tinggal tambahkan script seperti diatas, pada baris paling bawah. Dan ganti etho, menjadi eth1, eth2, eth3, dan seterusnya.

Catatan :
Anda harus mengubah autentikasi user biasa ($) menjadi root(#) sebelum melakukan konfigurasi 


Tips :
Gunakan perintah su untuk merubah autentikasi user biasa ($) menjadi root(#)
fiki@debian-server:~$ su
password:
debian-server:/home/fiki#
Senin, 31 Oktober 2011

Cara Konfigurasi IP Address Pada Linux Debian

Cara Konfigurasi IP Address Pada Linux Debian

Selamat pagi... kenapa selamat pagi ? karena saya posting ini pada pagi hari.. hehe... Baiklah, menikdak lanjuti judul dari postingan saya tentang "Cara Konfigurasi IP Address Pada Linux Debian". Postingan ini sebenarnya guna sebagai bahan pembelajaran bagi siswa/i didik saya di Sekolah, tapi tidak ada salahnya bila saya juga mempostingkan di Blog ini juga. 

Konfigurasi IP Address sangatlah mudah, baik menggunakan mode GUI/grafis atau CLI/terminal/mode teks. Cukup tahu bagaimana memulainya. Tapi postingan ini hanya membahas tentang Konfigurasi IP Address pada mode Teks.  

Jangan lupa untuk login sebagai root pada tutorial ini. Caranya ketikan perintah berikut:
#su
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah melihat dan memeriksa jumlah Interfaces yang aktif pada Mesin Debian. Dengan cara simpel, gunakan perintah berikut:
#mii-tool
Fungsi perintah tersebut untuk memeriksa interfaces pada Debian, baik sudah Aktif alias UP atau belum. Kemudian lakukan langkah selanjutnya jika pada tahap tadi tidak terjadi masalah. Ketikan perintah berikut:
#nano /etc/network/interfaces
Kurang lebih isi dari file Interfaces adalah sebagai berikut:
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.1
network 192.168.1.0
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.1.1
Konfigurasi di atas sebagai contoh eth0 yang akan kita konfigurasikan. Pada kenyataannya, jangan terpaku dengan eth0, karena beberapa mesin bisa saja memakai eth0-eth10 dsb. 

Penggunaan kata auto yang mendahului nama suatu interface menandakan bahwa interface tersebut akan dinyalakan secara otomatis pada saat booting.

Kemudian CTRL + X pilih Y tekan enter. Silahkan restart networking anda dengan cara:
/etc/init.d/networking restart 
Periksa hasil konfigurasi anda dengan cara ketikan ifconfig. Jika pada ifconfig belum muncul interface yang kita konfigurasikan, dapat menggunakan perintah ifconfig eth0 up.

Silahkan mencoba. Semoga bermanfaat.
 

Komentar Terbaru

Pengarsipan

Info Blog

Free counters! SEO Stats powered by MyPagerank.Net
Technology TopBlogIndonesia.com
W3 Directory - the World Wide Web Directory Copyrighted.com Registered & Protected 
QCFX-QQBN-4UEU-RIOH
Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]